alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Kesembuhan Capai 75 Persen, Kasus Positif Baru di Jombang Masih Muncul

30 Juli 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Covid-19.

ILUSTRASI: Covid-19. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Meski jumlah pasien sembuh terus makin banyak, namun tambahan kasus baru belum juga berhenti. Seperti Rabu kemarin (29/7), ada tambahan pasien sembuh sangat banyak hingga 37 orang. Untuk tambahan pasien baru masih muncul empat orang.

“Benar, hingga Rabu (29/7), jumlah pasien kumulatif 511 atau bertambah empat pasien dari hari sebelumnya 507,” terang Budi Winarno, Humas Gugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang kemarin.

Dari data yang dibagikan, empat kasus baru itu berasal dari tiga kecamatan berbeda. Sumobito, mencatatkan dua tambahan pasien positif baru. Sementara Kecamatan perak dan Kecamatan Ploso masing-masing tambahan satu pasien.

Selain tambahan pasien baru, ada juga tambahan pasien sembuh. Budi menyebut jumlahnya kembali signifikan 37 orang. “Yang sembuh kembali banyak total 37 pasien dari 11 kecamatan berbeda,” lanjutnya. Kecamatan Diwek, mencatatkan tambahan pasien sembuh terbanyak 11 orang. Sementara Kecamatan Jombang dan Jogoroto, menyusul dengan masing-masing lima tambahan pasien. Sedangkan Kecamatan Mojowarno juga memiliki empat tambahan pasien sembuh.

“Sisanya ada Kecamatan Kesamben, Ploso, Bandarkedungmulyo, Megaluh dan Gudo masing-masing dua orang. Serta Kecamatan Perak dan Kudu masing-masing 1 orang. Dalam peta, Kecamatan Kudu yang sebelumnya merah kembali berubah putih,” rinci Budi.

Jumlah pasien positif yang meninggal dunia, juga kembali bertambah. Budi menyebut ada satu tambahan pasien positif yang meninggal Rabu kemarin. “Tambahan meninggal satu orang ini dari Kecamatan Diwek,” imbuhnya.

Dengan tambahan itu, presentasi kesembuhan kembali melonjak hingga 75 persen atau 384 orang. Sementara presentasi kematian juga bertambah menjadi 8,4 persen. Penurunan drastis juga terlihat pada presentase pasien dirawat, yang menyisakan 16,4 persen atau 84 orang. “Untuk yang dirawat ini 42 orang karantina mandiri, sedangkan 42 lainnya di rumah sakit dan fasilitas lain,” pungkas dia.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia