alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Empat Bulan Buron, Pencuri HP Asal Magetan Dibekuk Polres Peterongan

29 Juli 2020, 17: 15: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Dian Teguh, 26, warga Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, dibekuk unit reskrim Polsek Peterongan.

Dian Teguh, 26, warga Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, dibekuk unit reskrim Polsek Peterongan. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Setelah empat bulan buron, Dian Teguh, 26, warga Desa Patihan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, akhirnya dibekuk unit reskrim Polsek Peterongan di depan Terminal Ngawi Jumat (24/7). Ia ditangkap atas pencurian handphone yang dilakukannya di Jombang.

“Pelaku disangka telah mencuri di temannya sendiri, sesama kernet truk, kejadiannya sudah empat bulan lalu, Maret 2020,” terang Iptu Sujadi, Kapolsek Peterongan.

Kasus ini bermula saat Dian sedang bertemu dengan temannya Hengky Hari Wikaya alias Pandu, seorang kernat truk bertemu di warung dekat Terminal Kepuhsari. “Keduanya hendak pesta miras di warung yang menjual miras itu,” lanjutnya.

Keduanya menghabiskan beberapa botol minuman keras di lokasi itu. Dalam kondisi mabuk berat, Dian, meminjam handphone milik Pandu. Awalnya, Dian beralasan hendak bermain aplikasi tik-tok. “Setelah meminjamkan handphonenya itu, ternyata korban  tertidur karena mabuk berat,” tambahnya.

Hingga beberapa jam kemudian, Pandu akhirnya terbangun dan  baru menyadari jika ia tinggal sendirian di warung. Sementara Dian, sang teman sudah hilang. “Korban sempat tanya ke beberapa orang yang ada di lokasi, mereka menyebut Dian sudah berjalan ke arah terminal sejak beberapa jam sebelumnya,” imbuh Sujadi.

Dian baru sadar jika ia menjadi korban pencurian. Tak hanya handphone, uang Rp 4.650.000 miliknya yang ia simpan di tas juga raib dibawa Dian. Ia pun akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Peterongan.

“Hingga peenyelidikan selama empat bulan, tersangka berhasil ditangkap di depan Terminal Ngawi. Sayangnya seluruh barangbukti uang dan handphoe sudah raib. Menurut pelaku, handphone sudah dijual untuk foya-foya,” tambahnya.

Atas perbuatannya, Dian kini harus mendekam di sel tahanan mapolsek Peterongan. Polisi, juga menjeratnya dengan pasal berlapis, 372 KUHP dan 362 KUHP, tentang penggelapan serta pencurian. “Ancaman hukumannya lima tahun penjara,” pungkas Sujadi.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia