alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Anggaran Dialihkan ke Covid-19, Ekskavasi Petirtaan Sumberbeji Batal

29 Juli 2020, 13: 34: 40 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

DIKURAS WARGA: Petirtaan Sumberbeji di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro dikuras warga.

DIKURAS WARGA: Petirtaan Sumberbeji di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro dikuras warga. (ACHMAD RIZA W/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Rencana pemkab melakukan ekskavasi petirtaan Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro tahun ini batal. Menyusul anggaran kegiatan dialihkan guna penanganan Covid-19.

Anom Antono, Kasi Sejarah dan Budaya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Jombang mengatakan, pada APBD 2020, anggaran ekskavasi petirtaan Sumberbeji sebesar Rp 100 juta. ”Awalnya sudah dianggarkan Rp 100 juta untuk ekskavasi,” terangnya.

Anggaran itu lanjut Anom sesuai rencana akan dicairkan dalam dua tahap. Sebab, sesuai rencana, kegiatan ekskavasi juga dilakukan dalam dua tahap, yakni pada tribulan kedua dan keempat. ”Kami siapkan Rp 50 juta untuk masing-masing tahap,” tambahnya.

Namun dalam perjalanannya, muncul pandemi Covid-19. Selanjutnya anggaran dialihkan untuk penanggulangan wabah. ”Ada refocusing, anggaran ekskavasi dialihkan untuk Covid-19,” imbuhnya.

Kegiatan ekskavasi sendiri, difokuskan untuk pembuatan saluran pembuangan air yang ada di dalam petirtaan Sumberbeji. Dengan begitu, air bisa langsung terbuang ke sawah dan tidak menggenang di titik situs. ”Sehingga situsnya bisa terlihat dengan jelas dari atas,” jelas dia.

Dia berharap, tahun depan kegiatan ekskavasi bisa terealisasi. ”Jadi akan kita rencakan untuk dilakukan ekskavasi tahun depan,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia