alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

DPRD Jombang Dikunjungi Pamekasan, Bahas Pengelolaan Lembaga Pesantren

29 Juli 2020, 13: 26: 15 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kunjungan DPRD Pamekasan ke DPRD Jombang.

Kunjungan DPRD Pamekasan ke DPRD Jombang. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Di tengah pandemi Covid-19, DPRD Jombang masih terus bekerja. Senin (27/7) para wakil rakyat menerima kunjungan DPRD Pamekasan. Salah satu yang menjadi pembahasan terkait sinergitas pemkab dengan pesantren di Jombang.

Rombongan anggota Komisi I DPRD Pamekasan diterima anggota Komisi B DPRD Jombang di  ruang komisi. Karena situasi pandemi, pertemuan digelar dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Imam Hosairi, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan mengatakan, tujuan pihaknya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Jombang, salah satunya ingin mengetahui bentuk kepedulian Pemkab Jombang terhadap pesantren.

Pasalnya, di wilayah Kabupaten Pamekasan juga banyak berdiri pondok pesantren. ”Kami ingin menimba ilmu, bagaimana sinergisitas Pemkab Jombang dengan lembaga pesantren yang ada,” ungkapnya.

Menurutnya, ada hal yang menarik untuk dicontoh dari Kabupaten Jombang. Salah satunya program seragam gratis untuk para santri yang menjadi pelajar, meski santri itu secara administrasi tidak tercatat sebagai warga Kabupaten Jombang. ”Itu yang nanti kita akan contoh dari Jombang dan akan diusulkan melalui P-APBD nantinya,” katanya.

Terpisah, anggota Komisi B DPRD Jombang Rochmad Abidin mengatakan, meski memiliki kemiripan mempunyai banyak pesantren. Cara memperhatikan pesantren di Kabupaten Pamekasan berbeda dengan Jombang. Untuk itu dari kegiatan kunjungan kerja bisa saling menimba ilmu. ”Seperti di Pamekasan memberikan beasiswa ini yang bisa dicontoh di Jombang,” bebernya.

Untuk itu, pihaknya juga akan mengusulkan beasiswa untuk para santri yang ada di Jombang. Bahkan, ini nantinya akan dibahas pada pembahasan Raperda Pesantren yang sudah masuk Prolegda 2020. ”Tentu ini sangat bagus dan bisa diadopsi di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia