alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Tawarkan Janda Lewat Aplikasi MiChat, Warga Cukir Diwek Dibekuk

28 Juli 2020, 11: 50: 55 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

DIBEKUK: Choirul Anam, 32 warga Desa Cukir, Kecamatan Diwek dibekuk jajaran kepolisian kemarin.

DIBEKUK: Choirul Anam, 32 warga Desa Cukir, Kecamatan Diwek dibekuk jajaran kepolisian kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Choirul Anam, 32 warga Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang harus meredam dibalik jeruji besi. Ini setelah ia diduga kuat melakukan praktik prostitusi dengan menawarkan seorang janda, melalui aplikasi pertemanan online.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jombang, Iptu Dwi Retno Suharti mengungkapkan, Choirul Anam ditangkap Kamis (23/7) lalu. Pengungkapan praktik prostitusi online ini berawal dari penangkapan sepasang laki-laki dan perempuan bukan suami istri di kawasan bekas lokalisasi Tunggorono Jombang. ”Dari situ kemudian terungkap kalau ada peran dia," ujarnya kepada sejumlah wartawan. 

Dari hasil penyelidikan, tambahnya, pasangan bukan suami istri itu dipertemukan seorang perantara yakni Choirul Anam melalui aplikasi chatting pertemanan MiChat. ”Perempuan itu F, 20, berstatus janda satu anak asal Diwek Jombang,’’ tambahnya lagi.

Dia menambahkan, pelaku mengakui jika dirinya mencarikan laki-laki yang mau berkencan dengan F melalui aplikasi pertemanan MiChat. Lewat jasa Choirul Anam, F sudah tiga kali mendapat pelanggan. Pada transaksi pertama dan kedua, F menerima uang booking sebesar Rp 500 ribu. Kemudian pesanan ketiga F menerima Rp 600 ribu.  

”Dari tiga kali transaksi itu pelaku memperoleh fee sebesar Rp 100 ribu pada transaksi pertama dan kedua. Sedangkan untuk transaksi ketiga, dia menerima Rp 200 ribu,’’ jelas dia. 

Sementara itu, Choirul Anam kepada wartawan mengakui jika tindakannya menawarkan F kepada lelaki hidung belang karena niat membantu. ”Karena dia sedang butuh uang,’’ ucapnya lirih sebelum digelandang kembali ke sel Polres Jombang. Atas jasanya itu dia juga menerima bayaran dari F setelah kencan selesai. ”Itu cuma uang terimakasih,’’ pungkasnya.

Dari tangan tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya satu unit kendaraan roda dua yang kerap dipakai mengantar F kepada pria hidung belang. Serta sejumlah alat kontrasepsi, dua buah handphone dan sisa uang hasil transaksi. Akibat perbuatannya, Choirul dijerat dengan pasal 296 dengan ancaman hukuman pidana kurungan 1 tahun 6 bulan.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia