alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Lagi, Enam Tenaga Kesehatan di Jombang Positif Covid-19

28 Juli 2020, 11: 48: 54 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Covid-19.

ILUSTRASI: Covid-19. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG - Persebaran Covid-19 di Jombang tidak hanya pedagang, balita, guru, hingga pejabat. Namun tercatat ada enam tenaga kesehatan (nakes) RSUD Jombang yang juga terpapar. Selain dokter spesialis, diantara nakes itu ada perawat dan tenaga administrasi.

“Ya memang benar ada sejumlah nakes yang terpapar, risiko nakes bekerja di RSUD Jombang memang sangat tinggi. Tapi kita bekali APD lengkap. Namun mereka terpapar dari luar RSUD,” ungkap Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, kemarin (27/7).

Dia merinci, ada dua dokter spesialis dan tiga perawat serta satu tenaga administrasi RSUD Jombang yang sempat dinyatakan positif Covid-19. Semua terpapar dari luar RSUD Jombang, bukan saat melakukan pelayanan kepada pasien di RSUD Jombang.

Ia juga menegaskan, semua nakes yang terkonfirmasi positif bukan yang bertugas di ruang isolasi. Dokter spesialis yang dimaksud juga bukan dokter spesialis paru. Namun dokter spesialis anestesi dan dokter spesialis patologi klinik. Sedangkan, tiga perawat yang dinyatakan positif adalah perawat yang bertugas di ruang hemodialisa beserta satu tenaga administrasi.

Dijelaskan, kondisi tiga perawat yang terpapar sempat memburuk. Namun sekarang sudah lebih baik. Bahkan hasil follow up uji swab pada ketiga perawat, serta dua dokter spesialis dinyatakan negatif. Sedangkan satu tenaga administrasi sampai saat ini masih positif.

“Kejadian ini lumayan lama, kurang lebih satu bulan yang lalu,”  tambahnya. Karyawan RSUD Jombang yang dinyatakan terpapar Covid-19 itu kini menjalani isolasi tersentral di ruang VIP. Baik terkonfirmasi, maupun suspek semua harus menjalani isolasi. “Sekarang tinggal satu yang masih isolasi di tempat yang disediakan,” jelas Pudji.

Keluarga tenaga kesehatan yang terpapar juga masuk dalam daftar tracing. Namun Pudji menegaskan jika semuanya dinyatakan negatif dan aman. “Hanya terkonfirmasi positif yang menjalani isolasi di RSUD Jombang,” pungkasnya.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia