alexametrics
Sabtu, 08 Aug 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Belum Dibuka, Kawasan Wisata Makam Gus Dur Tetap Ramai Pengunjung

27 Juli 2020, 15: 43: 01 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

MASIH RAMAI: Kawasan Wisata Makam Gus Dur masih ramai didatangi pesepeda dari berbagai kecamatan.

MASIH RAMAI: Kawasan Wisata Makam Gus Dur masih ramai didatangi pesepeda dari berbagai kecamatan. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Meski masih ditutup, area Kawasan Wisata Makam Gus Dur setiap harinya ramai dikunjungi warga. Mereka didominasi para goweser alias pesepeda yang ingin berolahraga. Sebagian lainnya warga yang ingin melepas penat, khususnya libur pekan.

Pantauan di lokasi minggu (26/7), ratusan orang memadati kawasan wisata makam Gus Dur. Jika sebelumnya para pengunjung masih dapat memasuki area wisata, namun kini sudah ditutup dan pengunjung tak bisa masuk. Akibatnya, para pengunjung terkonsentrasi di luar gerbang. Sebagian terlihat berkerumun dan tak mengindahkan aturan phyisical distancing.

”Sekarang agak berkurang sedikit yang berkunjung, karena sepedanya tidak bisa masuk ke area parkiran dan hanya sampai depan parkiran saja,” ujar Teuku Azwani, salah satu pengurus pondok kemarin (26/7).

Dia menambahkan, minggu lalu sebelum gerbang utama menuju parkir kawasan wisata makam Gus Dur ditutup. Ratusan pesepeda menyerbu halaman parkir. Sehingga mereka berjubel dan berkerumun di sana. ”Akhirnya sesuai kebijakan ditutup agar tak ada kerumunan di dalam lagi,” jelas dia.

Sampai saat ini, dia mengakui jika belum ada pembahasan kapan akan membuka kembali kawasan wisata makam Gus Dur. Ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan pondok.

”Memang belum dibicarakan kapan akan dibuka. Sementara masih fokus mempersiapkan gelombang santri balik ke pondok secara bertahap. Jika semua santri sudah kembali ke Ponpes Tebuireng, maka akan dibicarakan kapan peziarah atau pengunjung Wisata akan dibuka kembali,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Iskandar, kepala Pondok Putra Tebuireng. Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada pembahasan terkait kapan rencana membuka kawasan wisata makam Gus Dur. ”Belum ada rencana,” ujar dia ditemui Jawa Pos Radar Jombang beberapa hari lalu.

Untuk pembukaan wisata, lanjut dia, melihat situasi mengenai pandemi Covid-19. ”Dibuka mungkin kalau santri sudah kondusif semua,” jelas dia.

Untuk saat ini, belum semua santri tiba di Ponpes Tebuireng. Senin, (20/7) lalu hanya sekitar 600 santri kelas akhir saja yang kembali. Sisanya akan kembali pada Agustus mendatang. ”Untuk gelombang kedua akan kembali Agustus, saat ini kita akan mengevaluasi santri gelombang pertama dahulu,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia