alexametrics
Kamis, 06 Aug 2020
radarjombang
Home > Jombang Banget
icon featured
Jombang Banget

Melihat Kreativitas Septian Putra Irianto Kembangkan Produk Souvenir

25 Juli 2020, 21: 10: 50 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Septian Putra Irianto berhasil mengembangkan produk kotak musik ukir.

Septian Putra Irianto berhasil mengembangkan produk kotak musik ukir. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

Kreativitas pemuda asal Desa Sengon, Kecamatan Jombang ini patut dicontoh. Dengan keahliannya, Septian Putra Irianto berhasil mengembangkan produk kotak musik ukir. Usahanya pun mulai mendatangkan pundi-pundi uang.

JOMBANG - Di sebuah perumahan di Desa Sengon, Kecamatan Jombang, seorang pemuda nampak sibuk di teras rumahnya. Menghadap sebuah layar komputer, ia terlihat wara-wiri memantau komputer dan sebuah alat di sampingnya.

Alat ini terlihat kecil, mengeluarkan sinar laser berwarna biru dari ujung bagian tengahnya. Di bawah mesin ini, sebuah lambaran kayu terlihat bergerak mengikuti arah laser. Hingga beberapa menit, sebuah wajah mulai terlihat. ”Ini proses print gambarnya, untuk souvenir, ini baru proses tengahnya,” terang Septian Putra irianto, 24.

Ia, sedang membuat gambar yang akan ditempelkan pada souvenir yang dibuatnya. Septian menjelaskan, proses pembuatan souvenir ini berawal dari pesanan yang ia terima. Biasanya, pemesan akan mengirimkan gambar yang harus diukirnya. ”Jadi bisa foto, bisa ucapan, tapi paling banyak foto memang,” lanjutnya.

Proses, kemudian berlanjut pada desain gambar yang dilakukannya di laptop. Proses ini, bisa berlangsung selama beberapa jam, tergantung kerumitan. Setelah selesai, gambar ini akan dicetak pada lembaran hardboard. ”Proses pencetakan gambar ini saya pakai mesin CNC namanya, jadi lebih cepat. Dulunya pakai tangan tapi setelah ada mesin ini, saya pakai mesin,” lanjutnya.

Proses ini, memakan waktu 15 menit hingga seluruh gambar tercetak. Gambar yang sudah tercetak selanjutnya ditempelkan pada sebuah kotak musik mini.

Kotak-kotak ini, dia datangkan dari China. ”Karena memang di Indonesia belum banyak yang membuat untuk kotak musiknya,” tambahnya.

Dalam sehari, ia mengaku bisa menghasilkan hingga lima kotak musik dengan desain gambar wajah ini. Biasanya, ia menjual produknya ini seharga Rp 110 ribu. ”Kalau pasarnya lebih banyak di luar kota, bahkan seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatra juga pernah, karena saya jualnya memang hanya lewat online saja,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia