alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

Sekda Positif Covid-19, Peserta Kongres PSSI Jombang Diminta Isolasi

25 Juli 2020, 09: 35: 37 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

KOMPAK: Sekdakab Akhmad Jazuli (tiga dari kiri) saat menghadiri kongres PSSI di Ruang Bung Tomo Pemkab, Sabtu (18/7).

KOMPAK: Sekdakab Akhmad Jazuli (tiga dari kiri) saat menghadiri kongres PSSI di Ruang Bung Tomo Pemkab, Sabtu (18/7). (ROJIFUL MAMDUH//JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Peserta kongres PSSI di Ruang Bung Tomo Pemkab Jombang Sabtu (18/7) disarankan melakukan isolasi mandiri. Ini setelah Sekdakab Akhmad Jazuli yang membuka kongres diketahui positif korona.

“Lakukan karantina selama 14 hari. Namun harus segera menghubungi petugas kesehatan jika muncul gejala dalam masa karantina tersebut,” saran Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jombang, dr Achmad Iskandar Dzulqornain, kemarin (24/7).

Jazuli diketahui mulai merasakan gejala Minggu (19/7). Diduga mulai terpapar dua hari sebelumnya yakni Jumat (17/7). Sehingga saat menghadiri kongres berpotensi sudah membawa virus Covid-19.

“Karantina hanya bagi yang kontak erat saja,” katanya. Termasuk dalam kontak erat yakni bersalaman atau sentuhan langsung. Serta berdekatan dalam jarak kurang dari satu meter selama 15 menit atau lebih. “Satu mobil dan berada di ruang tertutup yang sama juga termasuk kontak erat,” paparnya. Ini berarti semua yang hadir di kongres PSSI itu termasuk kontak erat.

Kongres sendiri dihadiri 46 voter dari perwakilan klub yang ada di Jombang. Rinciannya, 9 tim super liga. 12 tim level A. 23 tim level B. Serta dua tim amatir yang bermain di liga 3.

Juga dihadiri perwakilan Asprov PSSI Jatim Cholid Abu Bakar, Ketua KONI Tito Kadarisman, Kasubag Humas Polres AKP Haryono, Danramil Kapten Nasrullah dan Ketua IPSI Heru Ariwanto. Serta pengurus PSSI lama seperti Fatchurrohman mantan ketua dan Sutyo Praftomo mantan sekretaris. Termasuk juga pengurus PSSI yang baru. Ketua PSSI Juliono, Wakil Ketua Farid Alfarisi dan empat exco. Kusnadi, Santoso, Kepala Desa Watudakon Suharto dan Ali Mustofa.

Salah satu voter, Moh Chalimi, pelatih Dekrit FC Badang mengaku siap menjalani karantina. “Kalau harus karantina, tidak ada salahnya kita ikuti. Demi keselamatan keluarga dan masyarakat di lingkungan kita,” katanya.

Dikonfirmasi terkait anjuran melakukan isolasi mandiri itu Ketua PSSI Juliono hanya berkomentar pendek. “Semoga tidak tertular dan sehat semua,” pungkasnya.

(jo/jif/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia