alexametrics
Jumat, 25 Sep 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Jaga Lingkungan Sekolah, Disdikbud Jombang Gelar Rapid Test Masal

Diikuti Kasek dan Korwilker Kecamatan

20 Juli 2020, 11: 20: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

CEGAH COVID-19: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang menggelar rapid test masal kepada kepala sekolah dan korwilker Jumat (17/7) lalu.

CEGAH COVID-19: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang menggelar rapid test masal kepada kepala sekolah dan korwilker Jumat (17/7) lalu. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang terus berupaya mewujudkan sekolah sehat dan bebas Covid-19. Salah satunya dengan melaksanakan rapid test masal kepada kepala sekolah dan korwilker pendidikan kecamatan.

Rapid test digelar di ruang Moestadjab Pemkab Jombang, dan diikuti 86 orang. Terdiri dari 21 korwilker pendidikan kecamatan, 13 pengawas SMP, 45 kepala SMPN, tiga kepala SMPN satu atap, serta 4 pelaksana pelayanan Disdikbud 4 orang.

”Ini merupakan langkah kami meningkatkan kewaspadaan terhadap corona virus desease (Covid-19), khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Agus Purnomo Kepal, Kepala Disdikbud kemarin.

Agus berharap, rapid test masal ini dapat memutus mata rantai Covid-19 di Jombang. ”Harapan kami tidak sampai menular ke peserta didik kita,” jelas dia.

Selama ini pihaknya sudah mengimbau sekolah dan korwilker pendidikan kecamatan membiasakan pola hidup bersih dan sehat. Di antaranya mencuci tangan sebelum masuk kantor dan melakukan senam ringan setiap Jumat.

Selain itu, kewajiban menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus diutamakan. ”Secara rutin kami juga mengimbau dilakukan penyemprotan disinfektan ruangan kelas yang ada di sekolah,” jelas Agus.

Setiap hari, setiap datang ke sekolah guru atau kepala sekolah diwajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak. ”Ini semua kita lakukan agar tidak ada penularan di sekolah,” tandasnya.

Dengan begitu, kegiatan pemberian tugas yang dilaksanakan guru dari sekolah lebih aman dan nyaman. ”Kita sama-sama sadar untuk mencegah penularan, demi melindungi diri kita, keluarga dan orang lain,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP