alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Khusus Ulang Tahun Ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (53); Cahyo Pamuncak

Langganan Sejak 1995, Jadi Pionir dan Leader

19 Juli 2020, 09: 41: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Cahyo Pamuncak, salah satu pelanggan sekaligus pembaca setia Jawa Pos

Cahyo Pamuncak, salah satu pelanggan sekaligus pembaca setia Jawa Pos (Ainul Hafidz/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

Kesibukan Cahyo Pamuncak, salah satu pelanggan sekaligus pembaca setia Jawa Pos tak membuat dia melupakan koran ini. Setiap pagi sebelum memulai aktivitas, pasti mencari dan membaca semua informasi yang tersaji.

JOMBANG - Cahyo Pamuncak mengetahui Jawa Pos sejak lama. Mulai dari orang tuanya, hingga akhirnya memutuskan berlangganan sendiri 1995. Ya, dia masih ingat kapan pertama kali mulai langganan.  

Pemilik salah satu toko di Jl Presiden KH Abdurrahman Wahid 77 ini menceritakan sampai sekarang tetap setia membaca Jawa Pos. Mulai dari berita yang selalu terkini dan informasi seputar perkembangan Jombang.

“Mulai dari Jawa Pos, lalu Radar Mojokerto sampai akhirnya muncul Radar Jombang. Kehadirannya sangat penting, karena berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan Jombang,” imbuhnya.

Ia menyebut media cetak, khususnya Radar Jombang punya peran penting dalam mengawal perkembangan kabupaten. “Disamping bisa membangun situasi kondusif, orientasi perkembangan Jombang juga ada di radar. Jadi sinergi masing-masing komponen sangat penting, tentu tujuannya pertumbuhan dan perkembangan Jombang,” ungkap lelaki berusia 53 tahun ini.

Tak hanya itu, kehadiran Radar Jombang dianggap sangat perlu. “Karena sebagai pionir dan leader media di Jombang, jadi ada komitmen tinggi, bukan hanya menekankan sensasional. Tetapi media yang membangun,” paparnya.

Karena itulah bertambahnya usia Jawa Pos atau pun Radar Jombang masih banyak tantangan yang harus dilalui. Meski Jawa Pos ini sudah cukup berpengalaman dan menjadi salah satu media yang matang di Indonesia. Sementara Radar Jombang biarpun realif lebih muda, tapi bisa menjaga persepsi atau opini masyarakat.

Dia pun menceritakan setiap kali membuka koran Jawa Pos selalu mencari berita utama. “Jadi cari headline hari ini apa, baru kemudian cari berita Jombang. Memang tidak saya baca semua, terkadang malam melanjutkan berita-berita yang ringan,” pungkas Cahyo. (bersambung)

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia