alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Khusus Ulang Tahun Ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (52); Prof Ahmad Zahro

Jawa Pos Mengedukasi Pembaca

19 Juli 2020, 07: 33: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

RUTINITAS: Dr. H. Ahmad Zahro rektor Unipdu rutin membaca koran setiap pagi dirumahnya kemarin.

RUTINITAS: Dr. H. Ahmad Zahro rektor Unipdu rutin membaca koran setiap pagi dirumahnya kemarin. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

Bagi kalangan akademisi, kehadiran Jawa Pos sangat penting. Tidak hanya sekedar menyampaikan berita untuk masyarakat. Lebih dari itu, Jawa Pos juga mengedukasi pembaca.

JOMBANG - Selama pandemi, kegiatan belajar perkuliahan mahasiswa Unipdu Jombang dilakukan secara daring alias online. Hal itu membuat Rektor Prof Ahmad Zahro lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. ”Beruntung selama di rumah ada koran Jawa Pos, jadi tidak pernah ketinggalan informasi,” ujar dia kemarin (17/8).

Ya, Prof Ahmad Zahro sudah menjadi pembaca Jawa Pos jauh sebelum menerima amanah sebagai Rektor Unipdu. ”Kalau berlangganan saya sudah lama, di rumah berlangganan sejak 1987-an,” tambahnya.

Sebagai akademisi, kebutuhan informasi yang objektif dan aktual sangat penting. Dari sekian banyak koran yang beredar di masyarakat, dia mengaku hanya tertarik dengan Jawa Pos. ”Beritanya enak dibaca, tidak bertele-tele dan tak membuat orang bingung,” papar dia. 

Di tengah perkembangan zaman yang serba digital, ia tak  beralih hati. Prof Zahro mengaku merasa nyaman dengan Jawa Pos. ”Kalau baca berita di handphone atau gadget, lama-lama mata tidak enak. Mudah lelah, jadi lebih sering saya membaca lewat koran,” jelasnya.

Menurut dia, Jawa Pos adalah bacaan sehari-hari setelah membaca Alquran. Yang dia suka dari Jawa Pos tidak hanya sekedar memberi informasi, namun juga mengedukasi pembaca. ”Terutama dalam mengawal isu terkini, jadi yang disampaikan tidak sekedar informasi. Bisa mengarahkan pembaca untuk berfikir kritis dan positif,” papar dia.

Sebagai pegiat pendidikan, ia berharap sajian informasi yang berkaitan dengan pendidikan dapat dikawal setiap hari. Terutama mengenai perguruan tinggi yang minim mendapat perhatian. ”Kami berharap sajian informasi pendidikan dan sajian edukasi porsinya lebih ditambah, serta beberapa informasi yang menyentuh ruang publik di pelosok, termasuk pesantren juga dikenalkan,” tandasnya.

Prof Ahmad Zahro memimpin Unipdu Jombang tiga periode. Mulai 2010-2014 periode pertama, 2014-2018 periode kedua dan 2018-2022 periode ketiga. Selama itu pula ia meminta Unipdu sebagai kampus unggulan di Jawa Timur untuk berlangganan koran Jawa  Pos. ”Jadi saya di rumah langganan, di Unipdu juga langganan,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia