alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Sapu Lubang Jalan, Dinas PUPR Jombang Maksimalkan Tim URC

16 Juli 2020, 17: 55: 09 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Unit reaksi cepat (URC) tanggap pemeliharaan rutin jalan dan jembatan.

Unit reaksi cepat (URC) tanggap pemeliharaan rutin jalan dan jembatan. (DINAS PUPR FOR JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Di tengah pandemi Covid-19, Dinas PUPR Jombang tetap aktif menyisir jalan berlubang. Salah satunya memaksimalkan kerja unit reaksi cepat (URC) tanggap pemeliharaan rutin jalan dan jembatan.

”Tujuannya memberikan kenyamanan pengguna jalan, dan meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan akibat jalan lubang,” terang Miftahul Ulum Kepala Dinas PUPR Jombang, kemarin.

Dia menambahkan, berbeda dengan tim pemeliharaan jalan rutin, tim URC lebih difokuskan penanganan jalan berlubang. “Jadi mereka fokus di lubang jalan yang membahayakan. Semisal dari 100 meter jalan kabupaten, ada tiga titik lubang, lainnya kondisi mulus. (tiga lubang, Red) Itu yang ditangani teman-teman URC,” imbuh dia.

Jika perbaikannya ditangani tim perbaikan jalan rutin, dirasa butuh waktu lama. “Harus pakai aspal, dan keperluan lainnya. Sehingga butuh waktu,” terang dia.

Dengan ditangani URC ini lanjut dia, penanganan lebih cepat. Lantaran material yang dipakai pun berbeda. “Jadi pakai aspal dingin, lebih cepat. Kita sudah ada karung aspal dingin untuk penanganan cepat ini,” beber Ulum.

Menurutnya, keberadaan jalan berlubang sangat membahayakan pengguna jalan, sehingga penanganannya harus dilakukan dengan cepat. ”Harapan teman-teman bisa menyelamatkan pengguna jalan, jangan sampai ada musibah karena jalan lubang,” pungkas Ulum.

Tak Ada Laporan, Tetap Patroli

SEMENTARA itu, Dinas PUPR Jombang juga tetap memanfaatkan adanya media sosial untuk memantau kondisi jalan kabupaten. Setiap ada keluhan dari masyarakat bakal dilakukan pengecekan.

“Jadi kita sering mantau di medsos atau laporan dari warga langsung. Kemudian kita cek lalu bekerja. Teman-teman URC ini biarpun tidak ada laporan, tetap patroli,” kata Miftahul Ulum Kepala Dinas PUPR Jombang Rabu (15/7) kemarin.

Dijelaskan, usai tim dibentuk tahun lalu kini baru dua armada yang dimaksimalkan. “Karena terbatas, minimal jangan ada lubang jalan yang membahayakan pengguna jalan. Langsung kita tutup, teman-teman URC yang turun,” imbuh dia.

Untuk saat ini sudah banyak ruas jalan yang sebelumnya berlubang sudah tertangani tim. “Jadi baik teman-teman pemeliharaan rutin atau pun URC ini sama-sama jalan. Bedanya yang biasa ini waktunya agak lama, bisa empat hari atau satu mingguan,” terang Ulum.

Namun, lubang tetap bisa ditambal. “Teman-teman URC masih belum pakai alat berat, karena terbatas. Intinya minimal jalan sudah tidak ada lubang lagi,” ternag dia.

Kendati demikian, untuk pemeliharaan jalan lainnya juga menjadi prioritas. “Yang jelas pemeliharaan jalan kita bedakan, yang butuh penanganan cepat URC yang turun. Sementara yang rutin, teman-teman pemeliharaan,” papar dia.

Diakui, dibedakannya tim itu membuat lubang jalan kabupaten kini sedikit berkurang. “Alhamdulillah sudah banyak titik yang ditangani, nggak kehitung ada berapa ruas,” pungkas Ulum.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia