alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
Edisi Khusus Ulang Tahun Ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (50); Muhammad Arifin

Favoritkan Olahraga dan Info Pemerintahan

16 Juli 2020, 09: 02: 35 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Muhammad Arifin, Mantan kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Muhammad Arifin, Mantan kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Pensiun sejak 2006 tak lantas membuat kegemaran membaca Muhammad Arifin hilang. Mantan kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga ini sampai sekarang masih memantau edisi lokal Jombang hingga nasional. Menurutnya, Jawa Pos adalah koran paling lengkap.

“Meskipun sudah pensiun saya tidak bisa melupakan Jawa Pos. Masih sering cari Jawa Pos untuk lihat berita Jombang,” ungkap Muhammad Arifin.

Dulu, Arifin seorang politikus dan pernah menjadi wakil rakyat dua periode di DPRD Jombang bersamaan dengan Bupati Mundjidah Wahab. Hari-harinya berdampingan dengan media. Jawa Pos yang menjadi satu-satunya media yang ia cari hingga kini.

“Saya sekarang sudah tidak berlangganan, tapi masih sering beli ke agen pojok Alun Alun, yang saya cari ya koran Jawa Pos,” tambahnya.

Setelah karir politiknya berakhir dan beralih ke pemerintahan, Arifin pernah menduduki jabatan penting di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hingga menjadi kepala Dispora hingga memasuki masa pensiun 2006. Di pemerintahan ia juga bergelut dengan media. Media paling suka dibaca ya tetap Jawa Pos.

Setelah pensiun, ia kemudian menjabat sebagai Ketua KONI Jombang selama dua periode. Tak heran jika Arifin gemar melihat rubrik Olahraga baik di Jawa Pos maupun Radar Jombang. Selain sebagai pegiat olahraga di Jombang, ia juga mantan atlet yang sering menjuarai beberapa kejuaraan saat masih muda.

“Saya suka baca Jawa Pos itu tentang olahraga, apalagi olahraga di Jombang. Selain itu saya suka baca berita pemerintahan yang berisi kegiatan bupati dan OPD sehingga tahu program-program pemerintah,” tambahnya.

Arifin merupakan salah satu orang yang paling mendukung kegiatan di Radar Jombang yang melibatkan pemerintah dan siswa. Seperti tryout kejujuran, lomba menulis surat untuk bupati dan lomba menulis puisi dan cerpen. Menurutnya,  kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung itu menunjukkan Radar Jombang sudah menjalankan perannya sebagai media edukasi.

Sekaligus memberikan wadah siswa untuk berkreasi dan memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menulis. “Semakin canggih teknologi, semakin berkurang minat baca masyarakat. Tapi dengan adanya kegiatan yang melibatkan siswa bisa memupuk kembali minat baca, tapi saya yakin, seiring dengan denyut nadi masyarakat, Radar Jombang ke depan akan semakin besar,” tambah dia.

Menurut Arifin, media adalah mediator untuk menyalurkan berita dari sumber kepada masyarakat agar informasi tersebar luas. Terlebih, Jawa Pos dinilainya sudah memenuhi persyaratan untuk menjadi koran yang layak dibaca tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

“Bahasanya mudah dicermati, isinya sangat lengkap, bahkan saya sering cari informasi tentang pengobatan juga melalui Jawa Pos,” tambahnya lagi.

Ia juga memberi apresiasi kepada Radar Jombang sebagai salah satu koran yang hampir tidak pernah ditemukan kesalahan fatal dalam pemberitaan. Semua berimbang dan bisa dipertanggungjawabkan. “Beritanya bagus dan berimbang, saya juga tidak pernah dengar Radar Jombang didemo karena kesalahan berita,” pungkas Arifin. (bersambung)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia