alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Khusus Ulang Tahun Ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (48); Gatot W Widharto

Jawa Pos Media Informasi dan Edukasi

14 Juli 2020, 15: 44: 02 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Gatot Wachid Widharto, salah satu pembaca setia Jawa Pos.

Gatot Wachid Widharto, salah satu pembaca setia Jawa Pos. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Membaca adalah jendela dunia. Itulah yang menjadi prinsip Gatot Wachid Widharto, salah satu pembaca setia Jawa Pos. Setiap hari ia selalu membaca, termasuk media cetak. Bahkan saat sekolah libur dan belum melihat Jawa pos, ia langsung pergi ke agen atau loper.

“Jawa Pos itu jadi sarapan pagi saya setiap hari. Di meja sekolah ada, kantor ada, dan satu saya letakkan di perpustakaan untuk bacaan anak-anak,” ungkap Kepala SMKN 3 Jombang ini.

Setiap hari, setelah rutinitas pagi dilakukan, ia langsung bergegas ke ruangan, duduk santai sambil membaca koran. Mencari informasi terbaru dari Jawa Pos dan Radar Jombang. Tak heran, Jawa Pos dianggapnya sebagai sarapan pagi.

“Saya kenal Jawa Pos sejak lama, mungkin sejak 2009. Saat itu saya masih bertugas di Kudu, saya selalu baca Jawa Pos setiap hari,” ungkapnya lagi.

Melek informasi melalui koran tidak hanya menjadi kegemarannya, tapi  ia tularkan kepada siswa SMKN 3 Jombang. Siswa diminta aktif membaca apapun, baik buku pelajaran, bacaan, termasuk media cetak seperti Jawa Pos.

Menurutnya, Jawa Pos adalah media informasi sekaligus edukasi. Itu yang selalu ia sampaikan kepada siswa agar tertarik untuk membaca. “Saya sangat suka baca Jawa Pos karena edukasinya banyak,” tambah dia. Lebih dari itu, Gatot memanfaatkan media cetak sebagai kontrol dan referensi dalam pendidikan.

Radar Jombang sebagai bagian dari Jawa Pos juga memiliki peran yang sangat penting bagi pendidikan. Ia melihat, Radar Jombang memiliki keistimewaan. Sopan dalam menyampaikan berita, memasyarakat, mudah dipahami dan sangat lengkap.

“Setiap pagi yang saya dulukan baca Radar Jombang. Saya cari berita paling menarik dari judulnya. Jika menarik dibaca dulu, baru yang lain kalau ada waktu santai,” papar pria kelahiran Klaten Jawa Tengah ini. Ia menilai Radar Jombang adalah salah satu koran lokal sangat lengkap. Menulis apa adanya dan bisa dipertanggungjawabkan, serta media yang tidak pernah ada hoax.

“Kesalahan-kesalahan kecil itu sangat wajar, tapi saya salut, Radar Jombang mantab apa adanya,” tegasnya. Melalui Radar Jombang itulah dirinya bisa mengetahui kabar terbaru tentang Jombang. Mulai dari dunia pendidikan, pemerintahan, pertanian, ekonomi, bisnis, olahraga, hingga berita hiburan lainnya. “Jawa Pos kaya informasi nasional dan internasional, sedangkan Radar Jombang kaya informasi lokal,” jelas Gatot.

Selain membaca, kegemaran menulis juga diajarkan kepada siswanya. Seperti menulis karya ilmiah, cerpen dan lain sebagainya. “Dan hasilnya bagus-bagus, beberapa kali memenangkan lomba. Yang penting, bacalah apapun yang ada di sekitar, semakin kita membaca semakin tahu dunia,” tambahnya.

Selain mengapresiasi Jawa Pos dan Radar Jombang yang sudah memberikan banyak informasi, tak lupa Gatot juga memberi saran agar menyelipkan satu rubrik yang diminat remaja dan anak-anak. “Anak-anak biasanya suka komik atau apa yang penting menarik minat baca siswa, khususnya remaja. Ini sekedar masukan agar Jawa Pos Radar Jombang semakin dicintai,” pungkas dia. (bersambung)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia