alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

BLT DD Diperpanjang Tiga Bulan, Pemkab Segera Keluarkan Surat Edaran

14 Juli 2020, 15: 41: 51 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) yang diperpanjang hingga enam bulan segera ditindaklanjuti. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang bakal segera kirim surat ke desa.

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang mengungkapkan, usai Permendes PDTT Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Permendes PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Priorotas Penggunaan DD 2020 turun, maka akan segera ditindaklanjuti.

“Setelah ini kita buatkan surat edaran menindaklanjuti PMK Nomor 50 dan Permendes PDTT itu,” katanya kemarin. Dijelaskan, surat tersebut sebagai pedoman desa untuk memperpanjang pencairan BLT DD hingga tiga bulan ke depan.

“Sekarang masih dalam tahap penyaluran ketiga,” imbuh dia. Sehingga untuk tahap berikutnya dilakukan bulan depan. “Tahap ketiga ini masih berjalan, belum seluruhnya tersalurkan. Jadi setelah selesai dan ada surat itu masuk penyaluran keempat,” ungkap dia.

Meski diakui sebelumnya masih terkendala data, namun ia menyebut semua berjalan normal. “Insya Allah sudah tidak ada lagi, karena kemarin desa kita minta secara faktual. Jadi sebelum dicairkan kami minta data divalidasi,” tuturnya.

Setiap penerima, lanjut Sholahuddin, dilakukan pendataan baik BLT DD maupun bansos yang bersumber dari APBD kabupaten maupun provinsi. “Baik data yang di Kemensos, PKH atau BPNT itu dicek lagi,” pungkas dia.

Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar ketika berada di Jombang menyebut, BLT DD tahap II bisa dilakukan menyesuaikan dengan kondisi fiskal dana desa yang dimiliki tiap-tiap desa. Pelaksaannya pun sangat fleksibel.

Ia menjelaskan, BLT DD ada dua tahap. Pertama, tiga bulan dengan besaran Rp 600 ribu per KK selama tiga bulan. Sedangkan untuk recovery, arahan dari Presiden Jokowi ditambah tiga bulan lagi dengan nominal Rp 300 ribu.

Pelaksanaan penyaluran DD tahap I disebutnya sudah selesai karena peraturan yang sudah diteken mulai April lalu. Kebijakan keluar April, kemudian dilaksanakan April, Mei, Juni. Jadi untuk tahap II bisa dimulai Juli, Agustus, September.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia