alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events

Bantu Pemkab Tangani Covid-19, Bank Jombang Salurkan BLT Dana Desa

14 Juli 2020, 08: 44: 35 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk masyarakat terdampak Covid-19. (BANK JOMBANG FOR JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sukses dengan berbagai program pro masyarakat, Bank Jombang kembali menunjukkan perannya. BUMD ini aktif membantu Pemkab Jombang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Direktur Utama PT BPR Bank Jombang (Perseroda) Afandi Haris Setyo Nugroho mengatakan, setiap KPM (Keluarga Penerima Manfaat) menerima Rp 600 ribu per bulan. “BLT ini selama tiga bulan. Jumlah total penerima di Jombang 41.326 KPM,” kata Afandi.

Sesuai arahan Gubernur Jawa Timur, penyaluran BLT harus sebelum Idul Fitri. “Bansos dizinkan dananya bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, serta Kemensos,” jelasnya. Bank Jombang sendiri, lanjut dia, menyalurkan BLT Dana Desa dan APBD Jombang serta APBD Provinsi Jawa Timur.

“Terkecuali dari Kemensos, penyalurannya lewat kantor Pos Indonesia,” terang Afandi. Bansos dari Pemprov Jatim, setiap KPM menerima Rp 200 ribu. “Kami juga berperan dalam penyaluran BLT Pemprov. Jumlah warga yang mendapat bantuan lebih dari 35 ribu orang. Sementara alokasi dana bansos disiapkan Rp 21 miliar,” pungkas Afandi.

Di Jombang, penerima bansos reguler dan Covid-19 mencapai 373.245 KPM. Rinciannya, Program Keluarga Harapan (PKH) 45.437 KPM, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 121.988 KPM, BLT Kemensos 51.134 KPM, BLT Provinsi 35.000 KPM, BLT APBD Jombang 77.686 KPM, serta BLT DD sebanyak 42.000 KPM.

Bupati dan DPRD Jombang Hadiri Penyaluran BLT DD Tahap Dua

SEMENTARA itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab juga turut serta dalam penyaluran BLT DD tahap dua. Sebagai penyalur bantuan, Bank Jombang dibantu perangkat desa.

“Ibu bupati dan anggota DPRD Jombang turut serta dalam penyaluran bantuan di beberapa desa se-Jombang,” kata Direktur Utama PT BPR Bank Jombang (Perseroda) Afandi Haris Setyo Nugroho.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan dua cara. Pertama, mendatangi langsung kantor desa. “Kedua, ke rumah bagi warga lansia atau sedang sakit. Tentunya, pencairan BLT DD tetap mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak,” imbuh Afandi.

Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengungkapkan, penyaluran BLT DD tahap dua sudah dilakukan. “Jumlah total KPM yang tercover bantuan 42.290 KPM. Setiap KPM menerima 600 ribu per-bulan, sebanyak tiga kali,” kata Mundjidah.

Pihaknya berharap, masyarakat penerima bansos bisa memanfaatkan bantuan semaksimal mungkin. “Semoga bisa memenuhi kebutuhan pokok selama masa pandemi Covid-19,” imbuh dia.

Mundjidah juga mengimbau agar masyarakat yang tak tercover BLT segera lapor ke pemerintah desa setempat. “Untuk yang tak tercakup BLT DD, nanti akan diajukan melalui bansos APBD,” pungkas Mundjidah.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia