alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Penelitian Ecoton, Sungai Brantas Diduga Tercemar Mikroplastik

13 Juli 2020, 16: 54: 35 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pemerhati lingkungan dari Ecoton melakukan pengambilan sampel di jembatan Ploso terkait kualitas air sungai Brantas Sabtu (11/7).

Pemerhati lingkungan dari Ecoton melakukan pengambilan sampel di jembatan Ploso terkait kualitas air sungai Brantas Sabtu (11/7). (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sejumlah pemerhati lingkungan dari Ecoton melakukan pengambilan sampel di jembatan Ploso terkait kualitas air sungai Brantas Sabtu (11/7). Hasilnya, ditemukan adanya dugaan pencemaran mikroplastik dengan kadar yang cukup tinggi.

”Dari pengamatan kami menggunakan mikroplastik stereo pembesaran 20 kali di bawah jembatan Ploso terdapat 33 partikel mikroplastik dalam 100 liter air sampel,” ungkap Kurnia Rahmawati peneliti Ecoton.

Ia menyebut, dari pemantauan itu ditemukan jenis mikroplastik yang paling banyak dijumpai adalah jenis filamen sebanyak 27 partikel/100 liter. ”Mikroplastik jenis filament adalah lembaran plastik kecil yang berasal dari serpihan tas kresek atau botol plastik air minum sekali pakai,” lanjutnya.

Temuan ini, disebutnya menunjukkan masih banyaknya masyarakat yang dengan sengaja membuang sampah terlebih plastik di jembatan Brantas di Ploso.

Selain melakukan uji kualitas air, tim peneliti ini juga masih menemukan tumpukan sampah lain yang terlihat tersangkut di sepanjang jembatan. ”Sampah lain yang kita temukan sampah popok yang menggunung di pinggir jembatan,” imbuhnya.

Padahal, menurut Kurnia, mikroplastik ini sangat berbahaya bagi kehidupan manusia. Selain berpotensi mengganggu sistem hormonal dan imun manusia, mikroplastik juga bisa menjadi media pembawa bakteri pathogen. ”Dan kalau sampai masuk ke dalam tubuh manusia bisa memicu infeksi dan penyakit lain,” tambahnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia