alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Jelang Idul Adha, Permintaan Sapi Kurban di Jombang Mulai Naik

12 Juli 2020, 09: 53: 10 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

NAIK: Permintaan sapi jelang hari raya qurban mulai naik sejak beberapa hari terakhir.

NAIK: Permintaan sapi jelang hari raya qurban mulai naik sejak beberapa hari terakhir. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Menjelang hari raya kurban, Permintaan sapi di tingkat peternak naik. Harganya jual sapi juga terkerek naik.

Fatkuroman, 30, salah satu peternak asal Desa Badas, Kecamatan Sumobito mengaku dalam sebulan terakhir sudah berhasil menjual sebanyak 51 ekor sapi. ”Alhamdulillah sementara yang sudah laku 51-an ekor,” ujar dia kepada sejumlah wartawan kemarin (10/7).

Diakui, sapi pedaging jenis bali, limosin dan metal akhir-akhir ini mulai banyak dicari untuk keperluan kurban. Pemesan tak hanya sesama peternak untuk dijual kembali, namun beberapa pembeli yang notabene pengurus masjid, sekolah, instansi hingga perorangan sering bertanya tanya kepadanya. ”Ya ada yang datang ke sini, ada yang bertanya lewat telepon,” tambahnya.

Harga sapi per ekornya bervariatif tergantung jenis dan bobotnya. Untuk jenis bali dengan bobot sekitar 250 – 300 kilogram (kg) dijual dengan harga Rp 18 - Rp 22 juta. ”Di sini bervariatif, mulai Rp 18, 20, 25, dan Rp 30 juta juga ada,” terangnya.

Dibandingkan dengan sebelumnya, harga sapi kini memang cenderung mengalami kenaikan. Berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Kenaikan tersebut, menurut dia karena stok sapi di pasaran minim. ”Sekarang di peternak stoknya tidak banyak, karena ada pembatasan import sapi dari luar negeri,” papar dia.

Apalagi, lanjutnya, kebutuhan daging sapi sejak Idul Fitri kemarin terus meningkat. Sehingga kenaikan harga jelang Idul Adha dipicu karena sepinya daging. ”Kalau tahun lalu jelang hari raya kan banyak daging import, sementara tahun ini kan tidak bisa import karena dampak pandemi ini. Jadi rata-rata naiknya karena permintaan tinggi,” tandasnya.

Sejumlah pembeli sapi miliknya diakui tidak hanya dari Jombang, beberapa pelanggan dari luar kota juga banyak yang mulai memesan. ”Jadi memang tidak hanya dipesan dari Jombang saja, dari Mojokerto, Lamongan juga ada,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia