alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Dampak Pemangkasan Eselon, Pemkab Jombang Usulkan 28 ASN Setara Kasi

12 Juli 2020, 09: 44: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bambang Suntowo, Kabag Organisasi Setdakab Jombang

Bambang Suntowo, Kabag Organisasi Setdakab Jombang (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Pemkab Jombang diam-diam ternyata sudah mengusulkan 28 aparatur sipil negara (ASN) eselon IV atau setara kepala seksi (kasi) terkait pemangkasan eselon struktural ke fungsional.

Semua ASN itu berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengeluarkan rekomendasi perizinan.

Bambang Suntowo, Kabag Organisasi Setdakab Jombang mengungkapkan, data 28 ASN itu sudah dikirim ke Gubernur Jawa Timur dan ditindaklanjuti ke Kemendagri. “Jadi yang terakhir kami pakai pedoman surat dari Kemendagri, ditahap pertama ini eselon IV di DPMPTSP dan OPD yang memberikan rekomendasi perizinan,” katanya dikonfirmasi Jumat kemarin (10/7).

Dijelaskan, pengiriman berkas itu sudah dilakukan awal 2020 lalu atau sebelum ada pandemi Covid-19. “Sebenarnya sudah lama, itu kan menindaklanjuti surat Kemenpan-RB, akhirnya kewenangan di daerah diserahkan ke Kemendagri,” imbuh dia.

Atas dasar itulah, lanjut Bambang, data pengajuan eselon IV kemudian dikirim ke Pemprov Jatim. “Sekarang tinggal menunggu perkembangan kementerian bagaimana,” sambungnya serius.

Meski tak disebutkan satu persatu, ia menjelaskan 28 ASN tersebut merupakan pejabat eselon IV yang melayani proses perizinan. “Jadi selain di DPMPTSP, juga yang mengeluarkan rekomendasi, misal untuk IMB ada di Dinas PUPR, seperti itu yang masuk data kemarin. Intinya OPD yang mengeluarkan rekomendasi perizinan,” terang dia.

Dijelaskan, untuk selanjutnya, pengajuan itu berkaitan dengan perampingan birokrasi sehingga nanti tak lagi menjabat di struktural, akan tetapi menjadi pejabat fungsional. “Untuk teknisnya, sekarang kita masih nunggu aturan lebih lanjut dari Kemendagri. Seperti apa kalau nanti benar sudah fungsional,” pungkas Bambang.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana pemerintah pusat melakukan pemangkasan eselon aparatur sipil negara (ASN) yang ditarget rampung akhir tahun, belum bisa dilakukan. Sebab, Pemkab Jombang masih menunggu aturan lebih lanjut terkait mekanisme pemangkasan eselon itu.

Hingga berita ini diturunkan, surat tindak lanjut pemangkasan eselon dari Kementerian PAN-RB masih belum turun. Sehingga mekanisme pemangkasan eselon III, eselon IV dan eselon V belum bisa diketahui secara detail. Sebagaimana terkait pemangkasan dari pejabat struktural ke fungsional.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia