alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Satu Kades Positif Korona, Pelayanan Masyarakat Diambil Alih Sekdes

12 Juli 2020, 09: 37: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Covid-19.

ILUSTRASI: Covid-19. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang menyebut roda pemerintahan desa tetap berjalan normal, bagi kades yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ini setelah semua keputusan di-handle oleh sekretaris desa.

Sholahuddin Hadi Sucipto Kepala DPMD Jombang mengungkapkan, sudah ada pembahasan terkait adanya satu kades terkonfirmasi positif. “Kemarin kami bersama camat dan asisten sudah membahas itu. Intinya agar pelayanan tetap berjalan, keperluan  tandatangan langsung sekdes, jadi atas nama,” katanya Jumat kemarin (10/7).

Dalam pembahasan itu, lanjut dia, banyak pertimbangan yang muncul sehingga sekdes yang dipilih untuk menghendel semua. “Soalnya kalau Plt beberapa hari, lalu kades ini sudah sembuh. Maka tandatangan yang lain berubah, termasuk pencairan dana,” imbuh dia.

Akhirnya tidak diputuskan pejabat Plt. Melainkan atas nama yang dilakukan sekdes. “Terus terang karena ada poin tertentu yang sekiranya harus dilakukan kades sementara diundur dulu. Karena harapan kami yang bersangkutan bisa segera sembuh,” sambung Sholahuddin.

Kendati begitu, untuk pelayanan masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan desa harus tetap berjalan sebagaimana biasa. “Seperti tandatangan untuk pelayanan e-KTP atau KK tidak apa-apa yang tandatangan atas nama sekdes,” jelas dia.

Termasuk pelayanan di balai desa juga tetap berjalan. Meski begitu, salah satu kegiatan disampaikannya sempat mundur lantaran perangkat desa yang juga dilakukan rapid test. “Kalau tidak salah perangkat sudah di-rapid, makanya ada kegiatan yang diundur, nunggu sampai hasilnya keluar. Alhamdulillah masih aman, dan balai desa sekarang tetap buka,” beber dia.

Saat ditanya kondisi kades, dia mengaku tidak tahu. “Yang jelas sudah seminggu lebih, saya tidak ngecek lagi posisi yang bersangkutan dimana,” pungkas Sholahuddin.

Sebelumnya, satu kepala desa (kepala desa) di Kecamatan Mojowarno dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. Sudah satu minggu lebih kepala desa tersebut menjalani isolasi mandiri bersama seluruh keluarganya.

Hal ini dibenarkan Camat Mojowarno Arief Hidajat. Untuk pelayanan masyarakat sementara dipegang sekdes. Termasuk kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang tetap berlangsung seperti biasa. 

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia