alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Jalani Isolasi Mandiri, Satu Kades di Mojowarno Positif Covid-19

09 Juli 2020, 12: 39: 23 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi, Covid-19.

Ilustrasi, Covid-19. (ISTIMEWA)

Share this      

JOMBANG – Satu kepala desa (kepala desa) di Kecamatan Mojowarno dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19. Sudah satu minggu lebih kepala desa ini menjalani isolasi mandiri bersama seluruh keluarganya.

Camat Mojowarno Arief Hidajat saat dikonfirmasi tak menampik kabar ini. Pihaknya juga membenarkan kades yang berangkutan sedang menjalani isolasi mandiri. “Benar, ada satu kades isolasi mandiri di rumah,” kata Arief. Karena sedang isolasi, Arief menyatakan sementara pelayanan kepada masyarakat ditangani sekretaris desa.

“Pelayanan tetap berjalan, sementara dipegang sekdes. Keperluan yang berhubungan dengan kades langsung, di-pending dulu,” ungkap Arief. Begitu pula dengan kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19. Menurut dia, tetap berlangsung seperti biasa.

“Sampai sekarang lancar, khusus untuk wilayah sekitar rumah kades bantuan diberikan ke rumah. Jadi warga tidak datang ke balai desa, untuk antisipasi,” ungkap dia. Saat ini, kades tersebut sedang menunggu hasil swab berikutnya. “Mudah-mudahan negatif dan segera sembuh,” pungkas dia.

Sementara itu dari keterangan warga sekitar, kades positif Covid-19 ini sudah sudah tidak beraktivitas lagi di balai desa. “Pak lurah isolasi mandiri bersama keluarga,” kata R (inisial), salah satu warga. Menurut sumber, di rumah kades menjalani isolasi bersama istri dan dua anak.

“Kalau yang lain kurang tahu, pokoknya isolasi mandiri di rumah ada empat orang,” imbuh dia. Sebelum menjalani isolasi mandiri, keluarga kades sempat dilakukan swab. “Yang pertama positif itu adiknya pak kades. Jadi ceritanya, bapaknya pak kades ini meninggal. Satu rumah dengan adiknya,” terang sumber.

Saat itu juga dilakukan rapid tes, dan hasilnya reaktif. “Kemudian adiknya di-swab, hasilnya positif. Lalu pak kades ini ikut di-swab, hasilnya positif juga,” pungkasnya.

Gugas PP Mengaku Tak Tahu

SEMENTARA itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang justru tidak mengetahui ada salah satu kepala desa di Kecamatan Mojowarno terkonfirmasi positif.

”Saya tidak hafal kalau satu persatu orang terkonfirmasi positif,” ujar Koordinator Bidang Penanganan Gugas PP Covid-19 Jombang dr Pudji Umbaran saat dikonfrimasi. Pihaknya juga tidak mengetahui pasien yang bersangkutan sedang dilakukan perawatan di rumah sakit, atau hanya isolasi mandiri.

Namun Pudji menjelaskan, satu kades ini sempat reaktif berdasar hasil rapid test. ”Kalau tidak salah diisolasi di Tenis Indoor. Awalnya memang dulu tidak mau karantina, akhirnya setelah diberi arahan mau isolasi,” ungkapnya. Soal hasil swab dinyatakan positif, Pudji kembali menjawab tidak mengetahui hasilnya sudah turun atau belum.

Pihaknya juga tidak mengetahui hasil tracing darimana kepala desa tersebut. Namun karena sudah dinyatakan positif, kata Pudji pasien akan akan dipindahkan ke tempat isolasi Stikes Pemkab Jombang. ”Apabila memang positif ya nanti dipindah,” tegasnya.

Humas Gugas PP Covid-19 Jombang Budi Winarno juga mengeluarkan pernyataan sama. Budi belum mengetahui hasil swab kades tersebut sudah turun atau justru sebaliknya. ”Kalau hasil swabnya saya belum tahu apakah sudah keluar atau bagaimana,” ungkap Budi.

Namun Budi tak menampik informasi soal isolasi mandiri yang sedang dijalani kades di rumahnya. ”Informasi yang saya dapat ya seperti itu. Tapi saya tidak bisa memastikan itu positif atau belum, karena tidak mengetahui,” pungkasnya.

(jo/fid/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia