alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Mulai Bahas KUA-PPAS, Pemkab Fokuskan APBD untuk Pemulihan Ekonomi

09 Juli 2020, 12: 26: 47 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi, Covid-19.

Ilustrasi, Covid-19. (ISTIMEWA)

Share this      

JOMBANG – Memasuki semester kedua, Pemkab Jombang mulai bersiap membahas sejumlah program kerja yang akan disusun dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pertengahan Juli nanti. Secara garis besar, 2021 Pemkab ingin fokus terhadap pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang drg Budi Nugroho mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya mengadakan rapat penyusunan Rencana Kerja Prioritas Daerah (RKPD) sebelum dilanjutkan membahas KUA-PPAS. ”Jadi RKPD sudah kita susun Senin(6/7) kemarin,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, kemarin (8/9).

Dari hasil rapat itu, RKPD secara garis besar membahas pemulihan ekonomi yang akan dikerjakan 2021. ”RKPD 2021 fokus ke pemulihan dampak ekonomi di samping agenda program RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” tegas dia.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang menambahkan, ada tiga poin utama yang disusun dalam RKPD. Pertama terkait program padat karya, kedua program berkaitan dengan stimulus kepada Usaha Kecil Mikro Menegah (UMKM) dan ketiga program berkaitan penguatan ketahanan pangan.

”RKPD memuat fokus prioritas program kegiatan yang akan kita laksanakan dengan menyesuaikan kekuatan anggarannya dalam KUA PPAS nanti,” papar dia.

Dia mencontohkan, program padat karya nantinya akan banyak diarahkan pekerjaan fisik yang melibatkan tenaga kerja setempat. Sedangkan stimulus kepada UMKM akan mengarah pada bantuan permodalan dan program penguatan ketahanan pangan mengenai bantuan sarana produksi (Saprodi) kepada petani. ”Garis besarnya seperti itu,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah), Muhammad Nasrullah mengatakan, penyusunan KUA-PPAS bakal dimulai minggu depan. ”Untuk KUA-PPAS akan kami mulai minggu kedua Juli berdasarkan RKPD,” ujar dia.

Untuk sementara ini, lanjutnya, RKPD masih diajukan ke Bappeda Provinsi Jawa Timur untuk fasilitasi. ”Jadi kami tunggu selesai difasilitasi dulu, sebelum kami bahas dalam KUA-PPAS,” papar dia.

Selain itu, dia juga belum bisa memastikan mengenai sejumlah proyek fisik 2020 yang dibatalkan karena pandemi Covid-19 apakah bisa diusulkan kembali dalam APBD 2021 nantinya. ”Kalau soal itu, kami masih menunggu Permendagri tentang pedoman penyusunan APBD 2021,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia