alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Toko Parfum Disatroni Maling, Uang Tunai Rp 8,8 Juta Raib

08 Juli 2020, 11: 06: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

VIRAL DI MEDSOS: Aksi seorang ibu-ibu mencuri terekam CCTV disalah satu toko parfum dan asesoris di Jl Kusuma Bangsa.

VIRAL DI MEDSOS: Aksi seorang ibu-ibu mencuri terekam CCTV disalah satu toko parfum dan asesoris di Jl Kusuma Bangsa. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Aksi pencurian terjadi di salah satu toko parfum dan asesoris di Jl Kusuma Bangsa, Desa Sengon, Kecamatan Jombang. Pelaku berhasil menggondol uang sekitar Rp 8,8 juta. Aksi pelaku terekam kamera CCTV (closed circuit television).

Andris, salah satu karyawan toko mengatakan, pencurian  terjadi Senin, (6/7) sekitar pukul 09.40. Dari rekaman CCTV terlihat, awalnya pelaku datang ke toko. Seolah ingin membeli, pelaku pun berpura-pura memilih barang. ”Kejadiannya cepat, kebetulan siang itu ramai pembeli,” bebernya.

Setelah membaca keadaan sekitar, perempuan yang ditaksir berusia sekitar 35 tahun ini,  izin menggunakan kamar mandi yang lokasinya bersebelahan dengan tempat karyawan menyimpan uang. ”Namun tidak ke kamar mandi, tapi langsung menyelinap ke office (kantor),” papar dia.

Dijelaskan, nominal uang yang diambil sebanyak Rp 8,8 juta. Uang tersebut merupakan uang hasil pendapatan toko selama sepekan yang akan disetor ke pemilik toko. ”Kemarin siang memang posisinya rame di sini, dan kejadian hanya beberapa detik saja, seolah-olah dia sudah melihat lihat kalau ada uang di rak ruang office,” tambahnya.

Dari tangkapan CCTV, wajah pelaku tak terlihat jelas, lentaran tertutup masker. ”Dia pakai kerudung biru, dan baju setelan warna merah muda. Sayangnya setelah kami lihat di CCTV ibu-ibu itu tidak memarkir sepeda di depan toko, melainkan di sebelah selatan toko,” tandasnya.

Atas kejadian ini, ia berencana melaporkan ke Polsek Jombang kota. ”Ya, supaya menjadi kewaspadaan teman-teman toko lain agar lebih hati-hati dalam melayani pembeli,” pungkasnya.

Saat dikonfrimasi, Kapolsek Jombang Kota AKP Wilono belum bisa memberikan keterangan keterangan terkait kejadian. Sebab, pihaknya mengaku belum menerima laporan. ”Belum ada laporan masuk,” pungkasnya singkat.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia