alexametrics
Selasa, 04 Aug 2020
radarjombang
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Dewan Minta Segera Ada Kejelasan Nasib Aset Ruko Simpang Tiga

07 Juli 2020, 18: 46: 21 WIB | editor : Binti Rohmatin

HABIS: Plakat milik pemkab menyatakan HGB ruko Simpang Tiga telah habis sejak Nopember 2016.

HABIS: Plakat milik pemkab menyatakan HGB ruko Simpang Tiga telah habis sejak Nopember 2016. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Belum ada kejelasan terkait aset Pemkab Jombang ruko Simpang Tiga Mojongapit kembali mendapat perhatian dari kalangan dewan. Para wakil rakyat mendorong pemkab segera menuntaskan polemik aset Ruko Simpang Tiga.

”Memang sekarang masih masa pendemi Covid-19 dan pastinya banyak kendala. Tapi, saya kira itu bukan menjadi alasan untuk tidak menyelesaikan permasalahan ruko Simpang Tiga,” ujar Mas’ud Zuremi, Ketua DPRD Jombang kemarin.

Dirinya menambahkan, permasalahan ini sudah berlarut-larut tanpa ada kejelasan dari semua pihak. Apabila kondisi ini terus dibiarkan tanpa ada kejelasan, tidak menutup kemungkinan, pemkab akan kehilangan asetnya.

”Pemkab sudah memberikan surat mulai pemberitahuan bahkan somasi. Ruang mediasi juga sudah, tapi belum ada hasil yang jelas,” ungkapnya. 

Pihaknya pun sadar saat ini dihadapkan pandemi Covid-19, namun bukan berarti tim penyelamatan aset ruko Simpang Tiga harus mendek.

Sebab, untuk penanganan Covid-19 sudah ada tugasnya, yakni tim gugus tugas percepatan penanganan (Gugas PP). ”Apa tidak ada yang lain, yang bisa menuntaskan permasalahan ini. Kan tentu ada,” tegasnya

Karenanya, Masud berharap langkah-langkah yang sudah dilakukan pemkab terkait penyelamatan aset Ruko Simpang Tiga bisa terus dilanjutkan, sehingga segera ada hasil yang jelas.

”Intinya kita mendorong terkait aset ini bisa segera tuntas. Kita  berharap prosesnya tidak berlarut-larut, tapi tetap mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dorongan publik agar pemkab  segera menuntaskan polemik aset ruko Simpang Tiga Mojongapit belum mendapat respons positif. Pemkab baru akan melangkah setelah berlakunya new normal. ”Sementara kita masih fokus penanganan Covid-19,” singkat Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli.

Bambang Nurwijanto Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang mengatakan, sebelumnya sudah melangkah untuk menuntaskan persoalan aset ruko Simpang Tiga Mojongapit Masa Hak Guna Bangunan (HGB) habis sejak 2016.

Namun, setelah merebaknya wabah korona, berdampak pada langkah tim. “Jadi belum ada perkembangan lagi, intinya masih berproses,” katanya dikonfirmasi (15/5).

Menurutnya, wabah korona menghambat gerak tim, sehingga pihaknya belum berani melakukan pembahasan lebih lanjut. “Belum ada, ini kan masih ada pandemi. Jadi belum ada langkah lagi,” pungkas dia.

(jo/yan/bin/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia