alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Apresiasi Lutfan Pedagang Pentol

07 Juli 2020, 10: 43: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang memberikan penghargaan kepada M Lutfan Efendi, pedagang pentol yang viral di media sosial karena keliling berdagang sambil membawa buku bacaan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang memberikan penghargaan kepada M Lutfan Efendi, pedagang pentol yang viral di media sosial karena keliling berdagang sambil membawa buku bacaan. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang memberikan penghargaan kepada M Lutfan Efendi, pedagang pentol yang viral di media sosial karena keliling berdagang sambil membawa buku bacaan. Lutfan dinobatkan menjadi anggota kehormatan Perpustakaan Mastrip Jombang.

”Literasi harus terus digaungkan, dengan cara apapun dan Lutfan sudah membuktikannya. Ia berhasil menghidupkan budaya membaca utamanya ke anak-anak meski kegiatannya hanya berjualan pentol,” ungkap Hadi Purwantoro, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang.

Lutfan yang juga salah satu anggota GP Ansor Jombang, belakangan viral di media sosial. Sambil berjualan pentol keliling, dia membawa sejumlah buku bacaan, yang bisa dibaca pembelinya secara gratis.

Hadi menambahkan, menghidupkan budaya membaca bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya ditunjukkan kreativitas Lutfan di tengah kesibukannya berjualan pentol keliling.

Aksinya pun mendapat perhatian Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jombang. sebab, di tengah pandemi Covid-19, apa yang dilakukan Lutfan sangat bermanfaat bagi anak-anak yang selama ini terpaksa mengikuti proses belajar dari rumah. ”Jadi sambil jajan pentol, anak-anak juga bisa belajar,” bebernya.

Selain mendapatkan gelar anggota kehormatan Perpusatakaan Mastrip, Lutfan juga bisa meminjam buku-buku di Perpustakaan Mastrip agar bisa dibaca pembelinya.

Hadi berharap, langkah inspiratif peduli literasi tidak hanya berhenti di Lutfan Efendi saja, tapi juga ke banyak orang. Sehingga anak-anak semakin gemar membaca dimanapun. ”Di dunia ini kita memiliki banyak orang baik, tapi kita butuh lebih banyak lagi,” pungkas Hadi.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia