alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Komplotan Pembobol Komputer MTs Negeri 16 Jombang Dibekuk Polisi

05 Juli 2020, 19: 27: 54 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tiga anggota komplotan pembobol komputer MTsN 16 Jombang saat berada di kantor polisi.

Tiga anggota komplotan pembobol komputer MTsN 16 Jombang saat berada di kantor polisi. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Tiga anggota komplotan pembobol komputer MTsN 16 Jombang harus mendekam di balik jeruji tahanan. Polisi berhasil meringkus pelaku saat akan menjual barang hasil curian.

Ketiganya, Zainuri alias Kunting, 30, Sumarto, 28, dan Waiful Nugroho, 20. Ketiganya merupakan warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang. ”Ketiga pelaku sudah berhasil kita amankan, berikut barang bukti. Masih kita dalami proses penyidikan,” terang Kapolsek Tembelang Iptu Sarwiaji, kemarin.

Penangkapan pelaku bermula laporan kejadian pencurian di MTsN 16 Jombang pada (20/6). Saat itu, salah satu guru yang masuk ke sekolah pada pagi hari dikejutkan dengan kondisi ruang tata usaha berantakan.

Curiga ada yang tidak beres, dia pun segera mengecek isi ruangan dan mendapati sejumlah perangkat komputer sekolah raib. ”Di antaranya dua CPU, dua monitor, dua UPS dan dua mouse,” lanjutnya.

Tak hanya itu, kondisi jendela ruangan juga rusak. Dia pun segera melaporkan kejadian itu kepada kepala sekolah dilanjutkan ke polisi.

Polisi segera mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Aksi para pelaku terekam kamera CCTV (Closed Circuit Television) sekolah.

Dari rekaman kamera terlihat, ketiga pelaku menjalankan aksinya malam hari. Salah satu pelaku masuk ke ruangan setelah sebelumnya merusak jendela. Setelahnya, dia mengeluarkan dua perangkat komputer sekolah. ”Dua pelaku lainya berjaga di luar,” bebernya.

Berbekal petunjuk yang didapat, polisi bergerak melakukan pelacakan. Upaya polisi membuahkan hasil. Tepatnya Sabtu (27/6), polisi mendapat informasi dua pria tengah menjual seperangkat komputer di wilayah Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh.

Petugas segera bergerak ke lokasi dan berhasil menyergap keduanya saat tengah transaksi. ”Laporan itu kemudian dicek, dan ternyata benar keduanya sedang berusaha menjual komputer hasil curian. Komputernya juga masih dibungkus karung,” tambahnya.

Polisi melakukan pengembangan dan berhasil meringkus pelaku ketiga dari rumahnya di Desa Sentul. Ketiganya hanya bisa pasrah digelandang petugas ke Mapolsek Tembelang.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dua perangkat komputer, sebilah sabit, karung dan sepeda motor Yamaha Vega Nopol S 6937 YN yang digunakan pelaku saat beraksi. ”Kita jerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancamannya tujuh tahun penjara” pungkasnya. 

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia