alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Tim Gabungan Pendataan Destinasi Wisata Jombang Mulai Turun Bekerja

03 Juli 2020, 13: 34: 27 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tim gabungan dari unsur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Satpol PP Kabupaten Jombang.

Tim gabungan dari unsur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Satpol PP Kabupaten Jombang. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Persoalan terkait izin destinasi wisata menjadi perhatian serius pemkab. Kemarin (2/7) tim gabungan turun ke lapangan melakukan pendataan sekaligus status perizinan usaha wisata.

Tim gabungan dari unsur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Satpol PP Kabupaten Jombang, khususnya di wilayah Wonosalam. ”Kita tadi (kemarin, Red) dari dinas pariwisata dan perizinan melihat ke beberapa titik wisata yang ada di Wonosalam,” ujar Wikko F Diaz, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang kemarin.

Meski tak menyebutkan objek wisata mana saja yang dia datangi, Wiko menyebut tim masih akan terus bergerak melakukan pendataan sekaligus pemetaan status perizinan objek-objek wisata di Jombang.

”Untuk sekarang datanya belum bisa kita sampaikan, nanti setelah data kita dapat semua, kita lakukan pemetaan mana-mana yang sudah berizin, mana yang belum. Selanjutnya kita bahas untuk menentukan langkah-langkah tindak lanjutnya seperti apa,” bebernya.

Tidak hanya untuk menertibkan izin saja, peninjauan lokasi wisata di Kecamatan Wonosalam  juga melihat segi kontruksinya. Apakah itu, nantinya sudah aman dipergunakan atau sebaliknya. ”Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR, bagaimana kontruksinya,” tegasnya.

Tak hanya wisata alam, nantinya tim juga akan melihat dan mengevaluasi status perizinan wisata lainnya, termasuk kuliner dan wisata desa yang sekarang juga mulai bergeliat.

Diakuinya, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan asosiasi pariwisata untuk mengajak anggotanya segera mengurus perizinannya. Sehingga, apabila ada kesulitan dalam pengurusan izin pemkab bisa memberi fasilitas. ”Kita tetap akan memberikan fasilitas dan tidak melakukan pembiaran,” katanya.

Dirinya mengungkapkan, akan tetap melakukan pemantuan ke sejumlah wisata yang ada di Jombang. Terlebih lagi, saat ini masih dalam pandemi covid-19. ”Tentu kita akan tetap melakukan pengawasan, karena pemkab sendiri masih belum mengeluarkan intruksi untuk wisata tetap buka di pandemi covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya, kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang patut dievaluasi. Setidaknya terkait pembinaan dan pengawasan destinasi wisata. Menyusul dinas belum memiliki data terkait status perizinan destinasi wisata di Jombang.

”Jadi kalau data real kami ada 100 destinasi wisata, mulai dari wisata alam, kuliner dan wisata desa,” ujar Hari Purnomo Plh (Pelaksana harian) Disporapar Jombang kemarin.

Meski memiliki kewenangan melakukan pembinaan dan supervisi, dia mengaku tak mengetahui detail terkait status perizinan 100 destinasi wisata yang dikantongi.

”Terkait dengan perizinan tentu ada di DPMPTSP, karena pintu masuk ada di sana (DPMPTSP, Red). Teman-teman juga tidak mengetahui apakah wisata itu sudah mengurus proses izin atau yang belum,” ungkapnya.

Sebagai langkah, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini DPMPTSP dan Satpol PP untuk melakukan pendataan terkait status perizinan destinasi wisata. ”Tentu kami juga akan menggandeng dengan pihak kecamatan, karena yang tahu di wilayah masing-masing,” katanya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia