alexametrics
Rabu, 05 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Update Covid-19 di Jombang; Positif Tambah Empat, Satu Meninggal

03 Juli 2020, 13: 32: 42 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi, Covid-19.

Ilustrasi, Covid-19. (ISTIMEWA)

Share this      

JOMBANG – Setelah dua hari membeludak, jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh kembali terhenti. Kendati demikian, jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 masih terus bertambah empat orang.

Seperti yang terlihat di laman milik Dinkes Jombang Kamis (2/7) pukul 16.00, WIB jumlah pasien positif secara kumulatif di Jombang mencapai 281 orang, atau empat pasien lebih banyak dari hari sebelumnya. Tambahan empat orang ini berasal dari empat kecamatan berbeda, yakni Kecamatan Mojoagung, Kesamben, Diwek dan Tembelang.

Dalam tabel juga terlihat adanya satu pasien positif yang meninggal dunia asal Kecamatan Mojowarno. Sementara satu pasien positif dari Kecamatan Sumobito digeser ke Kecamatan Kesamben karena adanya kesalahan tracing.

Dikonfirmasi terpisah, Budi Winarno Humas Gugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang menyebut empat tambahan pasien ini seluruhnya berada di Kabupaten Jombang. Keempatnya merupakan hasil pelacakan beberapa hari terakhir. “Jadi seluruhnya ini merupakan orang-orang yang di-rapid test sama Gugas dan hasilnya reaktif,” lanjutnya.

Sementara tambahan pasien meninggal, disebut Budi sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Jombang. Ia meninggal (1/7) malam. “Jadi sudah dimakamkan tadi malam, yang meninggal dari Mojowarno,” pungkasnya.

Dengan demikian secara kumulatif, Kabupaten Jombang kini memiliki 281 pasien positif. Sejumlah 67 diantaranya dinyatakan sembuh total dan 20 lainnya meninggal dunia.

Sembuh Tambah 20, Positif Tambah 20

SEHARI sebelumnya, tingkat kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Jombang cukup menggembirakan. Setelah sehari sebelumnya 23 orang dinyatakan sembuh. Kali ini, tercatat kesembuhan bertambah lagi 20 orang. Meski begitu, pasien terkonfirmasi positif masih bertambah lagi 20 orang.

Data yang dihimpun di laman dinkes.jombangkab.go.id yang dikelola Dinas Kesehatan mencatat, penambahan kasus cukup banyak tersebar di lima kecamatan. Paling banyak berasal dari Kecamatan Mojoagung sembilan orang.

Disusul Kecamatan Kesamben bertambah enam orang, Kecamatan Mojowarno dua orang dan Kecamatan Sumobito dua orang. Serta  penambahan satu kasus baru dari Kecamatan Jogoroto. Sehingga total penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 ada 20 kasus.

Selain itu, ada penambahan kasus sembuh yang tersebar di sembilan kecamatan. Diantaranya, tiga dari Kecamatan Peterongan, enam dari Kecamatan Sumobito, dua dari Kecamatan Jombang, dua dari Kecamatan Jogoroto, masing-masing satu sembuh dari Kecamatan Mojowarno, Kesamben dan Diwek, dan masing-masing dua sembuh dari Kecamatan Perak dan Ploso. Tak hanya itu, ada satu penambahan kasus meninggal dunia dari Kecamatan Mojowarno.

Koordinator Bidang Penanganan Gugas PP Covid-19 Jombang dr Pudji Umbaran membenarkan ada penambahan cukup banyak pasien sembuh. ”Yang sembuh ini memang banyak,” ujar dia.

Dari laporan yang diterima, hampir sebagian besar pasien yang sembuh adalah dari pasien positif orang tanpa gejala (OTG) yang dirawat di rumah isolasi Stikes Pemkab Jombang.

”Kami dapat laporan dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya yang kita uji swab 18 Juni hasilnya mereka banyak yang sembuh,” tambah dia.

Selain itu, Pudji menambahkan jika pasien yang sembuh juga berasal dari hasil uji swab alat PCR yang dimiliki. ”Memang dengan alat itu kita akui uji swab dari pasien OTG lebih cepat, sehingga bagi yang sembuh kita pulangkan,” papar dia.

Dengan penambahan pasien sembuh yang cukup signifikan itulah Pudji mengakui jika kapasitas di rumah isolasi Stikes Pemkab Jombang lebih longgar. ”Banyak yang sembuh jadi lumayan longgar,” pungkasnya.

(jo/riz/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia