alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Disporapar Lemah Data Terkait Destinasi Wisata Berizin di Jombang

03 Juli 2020, 11: 04: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: salah satu destinasi wisata di Jombang.

ILUSTRASI: salah satu destinasi wisata di Jombang. (AZMY ENDIYANA Z/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Kinerja Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang patut dievaluasi. Setidaknya terkait pembinaan dan pengawasan destinasi wisata. Menyusul dinas belum memiliki data terkait status perizinan destinasi wisata di Jombang.

”Jadi kalau data real kami ada 100 destinasi wisata, mulai dari wisata alam, kuliner dan wisata desa,” ujar Hari Purnomo Plh (Pelaksana harian) Disporapar Jombang kemarin.

Meski memiliki kewenangan melakukan pembinaan dan supervisi, dia mengaku tak mengetahui detail terkait status perizinan 100 destinasi wisata yang dikantongi. ”Terkait dengan perizinan tentu ada di DPMPTSP, karena pintu masuk ada di sana (DPMPTSP, Red). Teman-teman juga tidak mengetahui apakah wisata itu sudah mengurus proses izin atau yang belum,” ungkapnya.

Sebagai langkah, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini DPMPTSP dan Satpol PP untuk melakukan pendataan terkait status perizinan destinasi wisata. ”Tentu kami juga akan menggandeng dengan pihak kecamatan, karena yang tahu di wilayah masing-masing,” katanya.

Disinggung terkait tugas pembinaan dinas kepada pelaku usaha wisata, dia menyebut sudah melakukan pembinaan meski hanya dilakukan pada momen tertentu. ”Dalam pembinaan itu kita sampaikan seperti apa tata kelolanya, pengembangan ke depannya, termasuk pengurusan izinya untuk melegalkan usahanya. Tapi tetap kita monitoring rutin,” bebernya

Menurutnya, pengurusan izin sangat penting. Ini dikarenakan akan berguna bagi pengelola wisata itu sendiri. ”Karena apabila ada kerja sama atau investor pastinya membutuhkan legalitas dalam usahanya,” pungkas Hari.

Satpol PP Juga Tak Punya Data

SEMENTARA itu, lantaran tak belum mengantongi data lengkap perizinan destinasi wisata yang berizin di Jombang, Satpol PP turun ke lapangan melakukan pendataan.

”Kemarin masih belum selesai, pihak kecamatan belum memberi laporan ke kita hasil dari pendataan,” ujar Wiko F Diaz, Kabid Penegakan Perda, Satpol PP Kabupaten Jombang kemarin.

Guna memaksimalkan proses pendataan, pihaknya berencana juga akan menggandeng Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Jombang guna menyisir destinasi wisata yang berizin. ”Besok (hari ini, Red) kita turun lagi ke lapangan untuk menyelesaikan pendataan,” ungkapnya.

Setelah pendataan perizinan destinasi wisata berizin di Jombang kelar, selanjutnya akan dilakukan koordinasi lebih lanjut guna menentukan langkah-langkah yang diambil. ”Apabila tetap tidak segera mengurus izin, maka kami akan melakukan tindakan dengan memberikan surat peringatan,” katanya.

Misal setelah diberikan surat peringatan pelaku usaha tetap tidak mengindahkan,  pihaknya tak segan melakukan tindakan tegas. ”Tentunya akan dilakukan pembinaan terlebih dahulu, akan tetapi apabila tetap tidak mematuhi peraturan bisa dilakukan tindakan hingga penutupan,” pungkasnya.

(jo/yan/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia