alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Ulang Tahun ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (34); Imron Rosjadi

Belum Marem Kalau Tak Baca Jawa Pos

30 Juni 2020, 18: 20: 44 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Imron Rosjadi, salah satu pembaca setia Jawa Pos.

Imron Rosjadi, salah satu pembaca setia Jawa Pos. (NASIKHUDDIN/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Tepatnya 1999, saat Imron Rosjadi duduk di kursi DPRD Jombang, dia dituntut aktif mengikuti perkembangan yang terjadi di luar. Termasuk mendengar dan mengetahui permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Sejak saat itulah dirinya membaca Jawa Pos hingga sekarang.

“Jawa Pos selalu memberikan Informasi menarik. Tema beritanya selalu up to date. Kritis dan banyak memberi inspirasi ke pembaca,” itulah kesan yang disampaikannya saat ditemui di kediamannya Perum Sambong Indah Jombang beberapa waktu lalu.

Tampak di sejumlah sudut rumah, terdapat tumpukan koran yang tertata cukup rapi di sejumlah rak kecil. Beberapa terlihat masih tertumpuk di atas meja. “Malam saya tahajud, terus jamaah subuh di masjid, lanjut baca Alquran. Sekitar pukul 06.30 koran datang, saya baca sampai habis, tiap hari begitu,” ungkapnya.

Pria yang akrab dipanggil Abah Rosyad ini mengaku nyaman menghabiskan waktu paginya berjam-jam membaca berita Jawa Pos. Sebab, dia mengaku banyak mendapat wawasan baru dari membaca koran. Meski sekarang banyak media lain bermunculan, termasuk media online, dia tetap setia membaca Jawa Pos.

“Saya juga pernah membaca koran lain, tapi rasanya beda. Istilahnya belum marem kalau belum baca Jawa Pos,”  tandasnya. Salah satu yang membuat identitas Jawa Pos melekat adalah penyajian beritanya kritis, konstruktif dan independen. “Ini yang menjadikan koran Jawa Pos selalu ditunggu pembaca,” bebernya.

Selain itu, perwajahan koran yang ditampilkan juga menarik. Foto-foto yang ditampilkan hidup. Penyajian datanya juga lengkap dilengkapi grafis. “Selain saya baca, beberapa berita saya kliping. Saya simpan hampir dua dus di gudang,” imbuh pengasuh Ponpes Al-Mimbar ini. Sajian informasi yang paling ditunggu di Jawa Pos berkaitan dengan politik, hukum, sosial dan budaya.

“Kalau menurut saya politisi harus baca Jawa Pos. Saya merasakan betul manfaatnya, khususnya saat duduk menjadi anggota dewan, termasuk setelah purna,” ungkap suami Muharromah ini. Tak heran, kalau dirinya mengaku sangat terkesan dengan tulisan-tulisan Dahlan Iskan. “Saya suka baca tulisannya Dahlan Iskan, jurnalis senior. Bahasanya mengalir, enak dibaca. Malah, kalau tulisan bersambung, saya ikuti terus sampai habis,” bebernya.

Senada kesan yang disampaikan untuk Radar Jombang. Menurutnya, Radar Jombang menjadi nilai plus koran Jawa Pos. “Jadi semakin lengkap, setiap pagi, saya baca Radar Jombang dulu baru Jawa Pos,” imbuhnya. Tak jarang dia menggandeng koran ini saat ada sejumlah kegiatan lembaga pendidikan. “Sebagai media penyampai informasi, Radar Jombang sangat pas untuk dipilih,” pungkas Rosyad. (bersambung)

(jo/naz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia