alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Pelaku Teror Lempar Batu di Sukomulyo Mojowarno Masih Gelap

28 Juni 2020, 13: 55: 35 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Aksi teror lempar batu yang dialami rumah warga di Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Aksi teror lempar batu yang dialami rumah warga di Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG - Sejumlah hal baru terungkap dalam aksi teror rumah warga di Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Sebelas rumah yang mendapat serangan lempar batu itu rata-rata muncul dari belakang atau samping rumah.

“Seluruhnya begitu, jadi dari keterangan korban yang melapor, tidak ada yang arahnya dari depan. Kerusakan rata-rata pada genting rumah bagian belakang,” terang Reza Pahlevi, Sekdes Sukomulyo.

Untuk rumah yang dijadikan sasaran, Reza menyebut seluruhnya acak. Tak ada kriteria khusus rumah yang terlihat bagus atau rumah sederhana. “Dari sebelas rumah itu macam-macam kondisinya, rumah bagus juga kena, rumah yang biasa juga kena lempar, jadi kelihatannya tidak menarget rumah yang kelihatan bagus saja,” lanjutnya.

Namun, yang paling jelas seluruh rumah yang diserang itu adalah rumah yang lokasinya berada di pinggir desa. Atau rumah yang memiliki kebun di belakang. “Indikasinya begitu, kemarin rata-rata yang diserang dekat sawah, atau di belakangnya ada kebun. Kayaknya pelempar melakukan aksinya dari situ,” tambahnya.

Sejauh ini aksi teror yang menimpa warganya juga hanya pelemparan. Reza menyebut tak ada laporan masuk perihal adanya kehilangan atau pencurian. “Makanya kalau dihubungkan dengan pencuri sampai saat ini tidak ada warga yang kehilangan harta benda. Baik di Dusun Cakul Kidul maupun dusun lain,” tambahnya lagi.

Hingga Sabtu sore kemarin (27/6) sore, ia menyebut belum ada lagi serangan yang muncul di kampungnya. “Alhamdulillah sampai tadi malam aman, tidak ada serangan lagi. Tapi penjagaan tetap jalan, patroli dari polsek juga mulai ada,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak sepuluh hari terakhir sejumlah warga di Dusun Cakulkidul, Desa Sukomulyo diresahkan dengan teror lempar batu ke atap rumah warga. Pelemparan batu yang dilakukan orang tak dikenal itu berlangsung tengah malam jelang dini hari.

Dari data yang didapat, sedikitnya ada sebelas rumah di tiga RT yang menjadi sasaran aksi. Akibatnya, beberapa atap genting rumah warga rusak. Hingga kini belum diketahui motif dan siapa pelaku teror yang meresahkan warga itu.  

Baru Koordinasi dan Patroli

AKSI teror lempar batu di Dusun Cakul kidul sudah berlangsung sepuluh hari terakhir. Sayang, pihak kepolisian baru bergerak dan melakukan patroli setelah ada koordinasi. 

Arief Hidajat Camat Mojowarno mengetahui aksi lempar batu itu Jumat kemarin (26/6). “Laporan langsung dari desa memang belum ada, cuma kemarin sudah dikoordinasikan dengan kepolisian,” katanya dikonfirmasi Sabtu kemarin (27/6). Koordinasi baru dilakukan setelah ada informasi dari pihak kepolisian “Jadi pak kades langsung telepon pak kapolsek,” imbuh dia.

Setelah melakukan koordinasi itu malam harinya (26/6)  ditindaklanjuti dengan melakukan patroli. “Ini nanti akan ketemu di lokasi,” bebernya. Kabar terakhir yang dia terima, sementara ini kejadian serupa tak terulang. “Tadi malam (Jumat, Red) Alhamdulillah aman, tidak ada laporan lemparan lagi dari desa,” tegas Arif.

(jo/riz/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia