alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Tiga Hari Dua Curanmor di Mojowarno; Satu di SMP, Satu di Minimarket

28 Juni 2020, 13: 49: 04 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: pencurian sepeda motor

ILUSTRASI: pencurian sepeda motor (DOK/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Aksi pencurian sepeda motor marak terjadi di Jombang. Di Kecamatan Mojowarno misalnya, dalam tiga hari terjadi dua curanmor di lokasi berbeda. Hingga sekarang dua kasus ini masih dalam penyelidikan.

Curanmor pertama, terjadi di SMPN 2 Mojowarno Jumat (26/6). Sepeda motor seorang karyawan raib digondol maling saat diparkir di sekolah. “Kejadiannya sekira pukul 11.00,” terang Sunarti Kepala SMPN 2 Mojowarno. Awalnya, korban berangkat kerja seperti biasa dan memarkir kendaraan di tempat yang disediakan sekolah.

Hingga pukul 10.00 WIB, ada petugas yang hendak mengurus dokumen di luar sekolah mulai curiga melihat sepeda motor korban tidak berada di tempat. “Posisi helm hijau yang dipakai juga sudah pindah ke sepeda motor lain. Sementara sepeda motor tidak ada,” lanjutnya.

Namun karena tak berpikir negatif, petugas itu tak menghiraukan dan tetap pergi ke luar sekolah. Hingga satu jam kemudian, sang pemilik motor keluar dan menemukan sepeda motornya raib.

“Siapa yang mengambil kami tidak tahu, karena kebetulan tidak ada CCTV di sekolah,” tambahnya. Pihak kemanan sekolah, disebutnya juga sudah ditanya perihal orang luar yang masuk.  Kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Hingga kini, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan. “Semoga bisa segera ditangkap pelakunya,” harap dia.

Tiga hari sebelumnya, curanmor juga terjadi di minimarket di Desa Mojowangi. Sepeda motor yang diambil pencuri adalah milik pelanggan yang sedang berbelanja. Untuk kejadian pencurian di minimarket ini pihak kepolisian telah mendapat beberapa petunjuk dari rekaman CCTV.

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas ketika dikonfirmasi tak menampik adanya laporan pencurian kendaraan bermotor di SMPN 2 Mojowarno. Bahkan kejadian curanmor yang kedua itu dalam seminggu belakangan. “Jadi ada dua memang, tapi beda hari, yang satu hari Jumat, dan yang di minimarket sebelumnya, selang tiga hari atau dua hari kalau tidak salah,” lanjutnya.

Kedua kejadian ini masih didalami polisi. Untuk proses penyelidikanpencurian di SMPN 2 Mojowano, polisi mengaku cukup kesulitan mencari pelaku. “Karena keterangan saksi tidak banyak yang bisa digali, juga tidak ada rekaman CCTV,” tambahnya.

Sementara untuk kejadian pencurian di minimarket, pihaknya mengaku telah mendapat beberapa petunjuk dari rekaman CCTV. “Yang jelas informasi sudah kita dapat, ciri pelaku juga sudah ada, kita masih menelusuri,” pungkas dia.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia