alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Khusus Ulang Tahun ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (31); Heru Widjajanto

Menu Sarapan Pagi Pejabat

28 Juni 2020, 10: 36: 46 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

KEBIASAAN: Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang setiap hari baca Jawa Pos.

KEBIASAAN: Heru Widjajanto Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang setiap hari baca Jawa Pos. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

Bagi Heru Widjajanto mendapatkan update berita merupakan kebutuhan yang tak bisa ditinggalkan. Sebagai Kepala Dinas Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Jombang sajian berita aktual, berimbang dari media kredibel menjadi pilihan utama. Jawa Pos merupakan menu sarapan wajib sejak ia menjadi pejabat.

JOMBANG - Sejak menjadi staf di Bagian Perekonomian Setdakab 1989 silam, Heru sudah menjadikan Jawa Pos sebagai menu sarapan pagi. Bahkan, perjalanan karirnya sebagai pejabat tak pernah lepas dengan kehadiran Jawa Pos, khsusunya Jawa Pos Radar Jombang.  

”Saya dari dulu selalu baca Jawa Pos, sejak di Bagian Perekonomian,  kemudian 1991 diangkat sebagai Dirut PD. Perkebunan Panglungan selama 11 tahun juga tetap langganan Jawa Pos,” ujarnya kemarin.

Heru aktif sebagai narasumber sejak menjabat Dirut PDAM 2002-2004 hingga sekarang. ”Kalau tidak salah saat itu masih ikut dengan Jawa Pos Radar Mojokerto,” tambahnya. Setiap hari, ia memang langganan koran baik di kantor maupun di rumah Jl Anggrek Candimulyo Jombang. ”Di kantor langganan, di rumah juga langganan,” papar dia.

Menurutnya, Jawa Pos merupakan koran luar biasa. Tingkat kesalahan berita yang disajikan bisa dibilang hampir tidak ada sehingga sajian informasinya mendekati sempurna. ”Artinya segala hal yang dimuat di Radar Jombang maupun Jawa Pos, tingkat akurasinya luar biasa, berita apapun ketika masuk di Jawa Pos, saya pribadi 99,99 persen percaya,” akunya.

Sebagai pejabat birokrasi, Jawa Pos selalu menyajikan berita berimbang. Pemberitaan yang disajikan juga mengutamakan cover both side alias berita berimbang. ”Sehingga kita percaya saat membaca Jawa Pos,” papar pria yang pernah menjabat Kabag Organisasi 2004-2007 ini.

Misalnya, saat ada rencana pemerintah menggunakan Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Candimulyo menjadi tempat isolasi karantina pasien Covid-19, banyak tetangga dan rekan kerjanya yang menanyakan kebenarannya. ”Kemudian saya bilang ke mereka, kalau berita sudah masuk Jawa Pos Radar Jombang berarti sudah benar,” tandasnya.

Sebagai salah satu pembaca setia, Heru berharap berita yang memuat tentang kondisi masyarakat di Jombang lebih dimunculkan. Khususnya mengenai perekonomian warga. ”Misalnya di sektor pemberdayaam, agar masyarakat bisa mendapat perhatian,” papar dia.

Heru lantas menceritakan perjalanannya menjadi pembaca setia Jawa Pos yang tak luput dari karirnya, pernah menjabat sebagai Kabag Penanaman Modal dan Promosi Potensi Daerah 2007-2009, Kepala Badan Pelayanan Perizinan 2009-2010, Kepala Badan Lingkungan Hidup 2010-2015, Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan 2015-2018 dan Kepala Dinas Tenaga kerja 2018-2019. ”Saya sudah 31 tahun di Pemkab Jombang,” pungkas bapak dua anak ini. (bersambung)

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia