alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

KONI Jombang Imbau Cabor Patuhi Protokol Kesehatan Selama Masa Pandemi

25 Juni 2020, 13: 07: 33 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: kantor KONI Jombang.

ILUSTRASI: kantor KONI Jombang. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sejumlah kegiatan olahraga kembali aktif. KONI Jombang mengimbau kepada semua cabor agar tetap mematuhi protokol kesehatan selama latihan. Termasuk menjaga kebersihan diri dan daya tahan tubuh.

“Olahraga di tengah pandemi ini ada pentingnya juga, karena bagian dari cara meningkatkan imun di dalam tubuh,” ucap Tito Kadar Isman, Ketua KONI Jombang. Meski olahraga dinilai penting, namun ia menyebut menerapkan protokol kesehatan saat latihan juga sangat penting. Dengan mengisi kapasitas latihan sasana atau tempat latihan lain dengan kuota minimal setengah dari kapasitas ruangan.

“Misal di dojo karate muat 60 orang umumnya, maka diisi hanya 20 orang, sisanya bergilir agar tidak sampai menimbulkan kerumunan. Aturan jaga jarak saat latihan juga tetap bisa dipenuhi,” tegasnya. Selain itu baik pelatih maupun atlet harus gunakan masker yang disesuaikan dengan kebutuhan olahraga.

Seperti catur atau bridge harus menggunakan masker karena tidak mengeluarkan tenaga cukup besar. Namun untuk olahraga beladiri, saat latihan masker harus dilepas agar tidak menghambat masuknya oksigen ke dalam tubuh.

Selain itu atlet juga diharuskan menggunakan peralatan sendiri. Tidak diperkenankan pinjam, bahkan untuk botol minum juga harus bawa sendiri. “Misalnya atlet renang, harus bawa perlengkapan sendiri dan tidak bergantian dengan yang lain. Setelah renang harus mandi dengan alat yang dibawa sendiri dengan air mengalir. Jadi tidak boleh dipakai bersama-sama,” tambah Tito.

Di semua tempat latihan juga diwajibkan menyediakan fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabun. Sehingga sebelum dan sesudah latihan, atlet bisa mencuci tangan. Selama pandemi, Tito memang menyarankan semua cabor untuk latihan di klub masing-masing, atau disentralisasi latihan.

Hanya saja, beberapa cabor diperbolehkan pakai GOR untuk latihan, dengan catatan tidak bergerombol dan patuhi protokol kesehatan. “Kami insan olahraga sangat mendukung penanganan Covid-19 di Jombang,” pungkasnya.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia