alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Hari Pertama PPDB SMAN/SMKN di Jombang, Hampir Semua Pagu Terpenuhi

23 Juni 2020, 11: 16: 15 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: PPDB SMA di Kabupaten Jombang

ILUSTRASI: PPDB SMA di Kabupaten Jombang (ISTIMEWA)

Share this      

JOMBANG – Hari pertama PPDB SMA/SMK jalur zonasi di Jombang kemarin (22/6) langsung diserbu pendaftar. Bahkan, hampir semua pagu sekolah tampak penuh. Hanya berselang satu menit, data pagu sesuai zonasi yang tercatat secara sistem di titik koordinat cepat berubah. 

Pantauan di laman ppdbjatim.net hingga sore menyebut, pagu jalur zonasi di SMAN 1 Jombang terpenuhi. Total pagu sebanyak 315, sudah ada 180 pendaftar jalur zonasi. Di SMAN 2 Jombang juga demikian, dari total pagu awal sebanyak 350, pagu zonasi sudah mencapai 195. Begitu juga di SMAN 1 Jogoroto, dari jumlah pagu 350 sudah ada 223 pendaftar.

Fatoni Kepala SMAN 1 Jombang membenarkan, pagu SMAN 1 Jombang jalur zonasi sudah terpenuhi sejak pukul 14.00. ”Jadi hari pertama memang sudah diserbu pendaftar, dari pagu zonasi sebanyak 157 sudah penuh, bahkan sudah ada 180 pendaftar per pukul 19.00 kemarin,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dijelaskan, kuota jalur zonasi adalah paling sedikit 50 persen dari daya tampung (pagu) sekolah. ”Pagu kami 315, dengan rincian 9 rombel dan satu rombel berisi 35 siswa,” tambahnya.

Fatoni menambahkan, berdasarkan statistik jarak terdekat yang diterima di SMAN 1 Jombang sejauh 195 meter dan jarak terjauh diterima sebanyak 2.122 meter. Dia menyebut, data itu terus berubah per lima menit seiring banyaknya siswa yang mendaftar ke SMAN 1 Jombang. ”Benar, data akan berubah setiap waktu sampai pendaftaran tahap kedua ditutup 24 Juni mendatang,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Alfian Rosadi Kasi SMK Cabdin Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, membenarkan tahapan pendaftaran jalur zonasi SMA yang dimulai kemarin (22/6). ”Pendaftaran PPDB baik SMAN dan SMKN dilakukan full online,” ujar dia.

Namun demikian, dia belum bisa menyampaikan hasil sementara PPDB sebab data langsung dicatat melalui sistem. ”Datanya terus bergerak dan itu berubah setiap menit,” paparnya. Kendati demikian, sampai sekarang masih banyak siswa dan walimurid yang mengajukan verifikasi PIN di tempatnya.

”Setiap hari kami memfasilitasi bilamana ada siswa yang kesulitan mendaftar karena PIN bermasalah. Rata-rata mereka mengalami kesalahan dalam mengunggah data di awal pendaftaran,” tegas Alfian.

SMP Dibuka Dini Hari Nanti

SEMENTARA itu, PPDB SMP untuk periode pendataan resmi berakhir hari ini (23/6) pukul 15.00 WIB. Sesuai jadwal, tahapan berikutnya adalah periode seleksi dan akan dibuka dini hari nanti tepat pukul 00.00 WIB (24/6).

Kepala Dinas P dan K Kabupaten Jombang Agus Purnomo mengatakan, masa pendataan sudah dibuka cukup lama mulai 18 Mei lalu. “Jadi tidak ada alasan peserta didik belum mengunggah dokumen. Kalau sampai ada yang tertinggal, berarti SD asal peserta didik kurang dalam sosialisasi,” katanya.

Selama periode pendataan itu panitia PPDB sekolah memverifikasi dokumen yang diunggah pendaftar. Sedangkan panitia PPDB kabupaten memverifikasi dokumen surat tugas orang tua dan prestasi peserta didik. “Harus ada SPTJM bermaterai yang menerangkan dokumen yang diunggah benar-benar asli, format redaksi surat disediakan panitia,” lanjutnya.

Sementara dalam periode seleksi, peserta didik memilih jalur pendaftaran, memilih sekolah tujuan, dan mengikuti proses seleksi.“Selama periode seleksi, peserta didik sudah tidak dapat melengkapi dokumen lagi ataupun mengubah informasi,” tegas Agus.

Peserta didik juga dapat memilih salah satu jalur pendaftaran sesuai dengan dokumen yang diunggah dan terverifikasi. Jalur pendaftaran yang tersedia sesuai dengan dokumen kelengkapan yang diunggah dan sudah diverifikasi.

Setelah memilih jalur, peserta didik dapat memilih alamat atau nilai yang digunakan untuk proses seleksi. “Pilih sekolah tujuan yang tersedia, kemudian pantau hasil seleksi. Apabila nama peserta didik masuk dalam daftar tidak lolos seleksi sementara, dapat membatalkan pilihan sekolah dan kembali memilih jalur hingga sekolah tujuan lagi,” ujarnya.

Pada akhir periode seleksi, kata Agus semua login siswa akan dinonaktifkan dan tidak dapat memilih sekolah lagi dan hasil seleksi sementara menjadi hasil seleksi final. “Periode seleksi dibuka besok (hari ini) malam dan ditutup 27 Juni pukul 15.00,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia