alexametrics
Kamis, 02 Jul 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Mayat Membusuk Gegerkan Warga Sumberagung Peterongan

18 Juni 2020, 10: 59: 31 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Proses evakuasi jenazah Eko Budi Kusuma, 27, warga Dusun Banjaranyar, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan.

Proses evakuasi jenazah Eko Budi Kusuma, 27, warga Dusun Banjaranyar, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Eko Budi Kusuma, 27, warga Dusun Banjaranyar, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan ditemukan tewas di dalam kamar (16/6). Saat ditemukan, kondisinya mayat sudah mulai membusuk. Polisi masih mendalami penyebab kematian pemuda yang diketahui memiliki gangguan mental.

”Penemuannya sekitar pukul 16.00, yang mengetahui pertama kali warga sekitar,” ucap Haris Andi Lesmono, perangkat Desa Sumberagung.

Dia menambahkan, penemuan mayat bermula warga curiga munculnya bau menyengat yang bersumber dari salah satu rumah kosong. ”Pagi warga mulai curiga,” bebernya.

Karena penasaran, warga pun berusaha melacak sumber bau. Setelah ditelisik, bau menyengat ternyata berasal dari salah satu rumah. ”Rumah itu sudah lama tak dihuni pemiliknya.

Benar saja, saat dicek, seketika warga kaget setelah mengetahui ada sesosok mayat. ”Kebetulan di situ kata warga juga banyak lalat besar, setelah dicek ternyata ada mayat di kamar depan, dan itu jenazahnya Eko,” lanjutnya.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah mulai membusuk dan kehitam-hitaman. Khususnya pada bagian wajah dan leher hingga perut korban. Dugaan sementara, korban meninggal sudah lebih dari dua hari. ”Saya sendiri bertemu korban terakhir sudah hari Sabtu lalu. Kebetulan korban ini kan punya gangguan mental, dan biasanya memang sering jalan-jalan keliling desa. Tidurnya juga di sembarang tempat,” tambahnya.

Polisi yang datang setelah menerima laporan, langsung menggelar olah kejadian perkara. Selain melakukan identifikasi, rumah yang jadi tempat penemuan mayat juga dipasang garis polisi.

Jenazah baru dievakuasi dari dalam rumah kosong sekitar pukul 23.00, menggunakan ambulans dari RSUD Jombang. ”Jenazah korban sudah dimakamkan di TPU Desa Sumberagung dengan protokol Covid,” terang Kapolsek Peterongan Iptu Sujadi.

Polisi belum bisa memastikan penyebab kematian korban, lantaran masih harus menunggu hasil otopsi yang sebelumnya telah dilakukan. ”Penyebab kematiannya menunggu dari RS Bhayangkara Kediri, karena hari ini kan baru selesai diotopsi,” pungkasnya.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia