alexametrics
Minggu, 05 Jul 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Berisiko Terpapar Covid-19, Bayi 3 Tahun Asal Jogoroto Jalani Uji Swab

04 Juni 2020, 15: 42: 10 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Covid-19

ILUSTRASI: Covid-19 (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Satu balita asal Desa Alang-Alang Caruban, Kecamatan Jogoroto ikut menjalani isolasi di RSUD Ploso, menyusul kedua orangtuanya positif Covid-19. Petugas pun sudah mengambil uji swab terhadap bayi ini.

”Kemarin sudah kita ambil uji swab dua kali. Tanggal 1 dan 2 Juni, sekarang masih menunggu hasilnya. Dia dirawat di RSUD Ploso dengan keluarganya,” ungkap Direktur RSUD Ploso dr Achmad Iskandar Dzulqornain.

Iskandar menambahkan, uji swab dilakukan dua kali sekaligus. Tindakan itu sesuai dengan protokol yang ada. ”Kebetulan anak ini statusnya PDP (pasien dalam pengawasan). Mengenai kondisinya perlu dirawat. Kami tidak boleh secara hukum dan etik menyampaikan lebih rinci,” tambahnya.

Iskandar menyebut, selain kebutuhan medis, kebutuhan psikososial anak juga harus dipenuhi. Sehingga tidak semakin memperburuk imunitas anak. ”Sudah diatur oleh dokternya sedemikian rupa, hingga kepentingan medis terpenuhi, kepentingan psikososial anak juga terpenuhi,” tambahnya.

Menurut Iskandar, lantaran tinggal serumah dengan empat anggota keluarganya yang sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19, maka risiko pasien bayi usia tiga tahun ini tertular cukup besar. ”Sehingga kita lakukan tindakan uji swab dan karantina,” singkatnya.

Terpisah, dr Pudji Umbaran Direktur RSUD Jombang membenarkan perihal isolasi bayi asal Desa Alang-Alang Caruban di RSUD Ploso. Dari empat anggota keluarga yang terpapar virus korona, dua diantaranya dirawat di RSUD Jombang. ”Bapak (B, Red) dan menantu (A, Red)) kondisinya sakit, dan dirawat di RSUD Jombang,” bebernya.

Sementara dua lainnya dirawat di RSUD Ploso, termasuk bayi usia tiga tahun juga ikut diisolasi di RSUD Ploso. ”Ibu (M, Red) dan anak (NZ, Red) dirawat di RSUD Ploso karena kondisinya cukup sehat,” pungkasnya.

Sebelumnya, satu keluarga asal Desa Alang-Alang Caruban, Kecamatan Jogoroto dinyatakan positif terpapar virus korona. Keempatnya, bapak (B), ibu (M), anak (NZ) dan menantu (A).

Nunik Hidayati Camat Jogoroto membenarkan terkait empat warganya terpapar virus korona. ”Hasil uji swab sudah keluar tadi (31/5) malam. Empat orang positif,” terangnya.

Dia menambahkan, keempat warganya itu tinggal satu rumah. Selain keempatnya, ada juga balita berumur tiga tahun yang juga tinggal serumah. Ibu M, diketahui merupakan salah satu pedagang di pasar Peterongan.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia