alexametrics
Rabu, 08 Jul 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

10 Warga Plosokerep Positif Covid-19 Masih Isolasi di Stikes Pemkab

04 Juni 2020, 15: 36: 41 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran

Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Meski sudah dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 10 warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito belum dipindahkan ke rumah sakit. Keseluruhan masih menjalani isolasi di rumah isolasi Stikes Pemkab Jombang.

”Ada 15 pasien yang menghuni, diantaranya 10 warga Plosokerep yang positif namun tanpa gejala,” terang dr Pudji Umbaran, Direktur RSUD Jombang kemarin.

Selain itu, ada tambahan lima pasien positif Covid-19 yang sebelumnya dirawat di RSUD Jombang dan dinyatakan sembuh secara klinis. ”Dipindahkan ke rumah isolasi Stikes Pemkab Jombang,” imbuhnya.

Termasuk satu bayi usia 1,5 bulan asal Desa Plosokerep yang ikut ibunya menjalani isolasi. ”Untuk bayi tersebut kini menunggu jadwal uji swab,” imbuhnya.

Selain itu, satu warga asal Kecamatan Mojoagung  yang hasil rapid test reaktif juga juga diisolasi di sini sambil menunggu hasil uji swab keluar. ”Yang lain masih menyusul, akan dikarantina semua di rumah isolasi,” tambah Pudji.

Sementara itu, rencana memanfaatkan area tenis Indoor untuk penambahan daya tampung rumah isolasi belum terlihat. Hingga kemarin belum ada aktivitas apapun di lokasi. ”Kemarin hanya ditelepon pihak Disporapar, tanya fasilitas dan fungsinya saja,” ungkap Arifin penjaga gedung Tenis Indoor.

Ia menjelaskan di lapangan tenis indoor terdapat lima unit WC, tiga kamar mandi, yang terletak di sebelah utara dan selatan. Untuk ukuran luas gedung Tenis Indoor sekitar 30x24 meter.

Arifin juga mengatakan, kalau ditambahkan dengan lapangan parkir depan belakang dengan lapangan tenis Indoor yang berada di dalam, tempat ini luasnya seribu meter. ”Luas tempat ini sekitar 1 hektare. Selain kamar mandi dan WC, juga ada satu ruangan yang terletak di depan serta di belakang, ada gudang. Ditambah fasilitas olahraga," pungkasnya.

Sebelumnya, Humas Gugas PP Covid-19 Jombang Budi Winarno mengatakan, dari 11 pasien positif baru, rencana akan disebar di dua titik. Masing-masing 10 pasien di RSUD Ploso dan satu pasien di RSK Mojowarno.

“Untuk 10 pasien Plosokerep ini ke RSUD Ploso, sedangkan dari Ngoro ini ke RSK Mojowarno,” katanya dikonfirmasi singkat.

Terpisah, Direktur RSUD Ploso dr Achmad Iskandar Dzulqornain belum bisa memastikan terkait pengiriman 10 pasien baru Covid-19 asal Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Hingga Senin (1/6), malam 10 pasien belum berada di rumah sakit. “Jadi kesepakatan antara puskesmas dengan ruang isolasi, pengiriman dilaksanakan besok (hari ini, Red),” katanya dikonfirmasi. (wen)

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia