alexametrics
Kamis, 16 Jul 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Cegah Penyebaran Covid-19 Semakin Luas, Pasar Peterongan Siap Ditutup

03 Juni 2020, 09: 04: 41 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Pemkab Jombang bakal menutup Pasar Peterongan mulai Kamis besok (4/6)

Pemkab Jombang bakal menutup Pasar Peterongan mulai Kamis besok (4/6) (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Pemkab Jombang bakal menutup Pasar Peterongan mulai Kamis besok (4/6). Penutupan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran virus setelah diketahui sejumlah pedagang dinyatakan positif Covid-19.

“Benar, setelah dipertimbangkan kita memang perlu mengambil langkah cepat, supaya penyebaran virus tidak meluas. Kita putuskan ditutup, mulai Kamis (4/6),” terang Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Bambang Nurwijanto.

Ia menyebut, penutupan akan dilakukan selama tiga hari terhitung mulai Kamis (4/6) hingga Sabtu (7/6) nanti. Hari berikutnya, Minggu (5/6), pasar akan kembali buka seperti biasa. “Penutupan dilakukan menyeluruh, baik pasar di sisi timur, maupun sisi barat seluruhnya ditutup. Kecuali ada satu apotik yang nanti akan kita lihat dulu seperti apa teknisnya,” lanjut dia.

Selama penutupan pasar diwajibkan dalam kondisi kosong dan semua pedagang tidak diperbolehkan masuk dengan alasan apapun. Selama tiga hari tutup, Bambang juga menyebut akan melakukan sterilisasi pada seluruh titik pasar. “Rencananya begitu, jadi dibersihkan sampai disemprot disinfektan,” imbuhnya.

Disinggung soal rencana rapid test lanjutan usai dua pedagang yang dinyatakan positif, dia masih menunggu kabar lebih lanjut dari Gugas PP Jombang. “Yang jelas kita sudah usulkan kemarin, tap pelaksanannya kapan masih koordinasi, apakah ada atau bagaimana masih menunggu,” tegas Bambang.

Penegasan senada disampaikan Koordinator Bidang Pencegahan Gugas PP Covid-19 Jombang Agus Purnomo. Penutupan Pasar Peterongan itu dilakukan sementara hanya tiga hari. ”Setelah kami lakukan koordinasi akan kita lakukan penutupan selama tiga hari,” ujar dia.

Selama penutupan pasar itu akan dilakukan penyemprotan total menggunakan disinfektan secara menyeluruh di semua titik dalam pasar. Hal ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19. ”Kita semprot mulai depan hingga belakang,” jelasnya.

Agus menambahkan, penutuapan ini sebagai upaya preventif munculnya klaster baru di Pasar Peterongan. ”Kita tidak ingin terjadi penularan di Pasar Peterongan,” tambahnya. Selain disemprot, lapak pedagang nanti juga akan ditata dengan memenuhi protokol kesehatan. ”Kita evaluasi untuk dilakukan penataan,” pungkas Agus.

Langkah penutupan Pasar Peterongan ini mendapat respon positif dari anggota dewan baik dari Komisi B maupun Komisi D. Penutupan pasar sudah tepat mengingat sudah ada dua pedagang yang dinyatakan positif sehingga bisa menekan penyebaran virus. Selanjutnya, tetap dilakukan pengawasan selama pandemi, agar pedagang dan pembeli memerhatikan protokol kesehatan.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia