alexametrics
Kamis, 16 Jul 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Khusus Ulang Tahun Ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang; Sindarta Adi Wibowo

Cinta Jawa Pos, Bingung Baca Media Lain

02 Juni 2020, 08: 09: 28 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Sindarta Adi Wibowo, 66, setia dengan koran Jawa Pos dalam 30 tahun terakhir.

Sindarta Adi Wibowo, 66, setia dengan koran Jawa Pos dalam 30 tahun terakhir. (WENNY ROSALINA/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

Menggunakan bahasa sederhana, mudah dipahami, dan lengkap serta nyaman untuk kesehatan mata menjadi sejumlah alasan Sindarta Adi Wibowo, 66, setia dengan koran Jawa Pos dalam 30 tahun terakhir.

Ditambah dengan hadirnya Jawa Pos Radar Jombang, menjadikannya semakin gayeng membaca koran, sebab informasi tentang Jombang lengkap tersaji dalam koran.

JOMBANG - ”Kalau saya buka koran, yang pertama saya buka Radar Jombang. Baru kemudian buka Jawa Pos dan seterusnya,” ungkap pembaca setia Jawa Pos asal Kelurahan Kepanjen, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Pria yang akrab disapa Ko Sin atau Cak Sin setiap pagi menikmati waktu santainya ditemani koran Jawa Pos.

Sambil duduk-duduk di teras, Ko Sin melahap semua informasi yang disuguhkan koran Jawa Pos. Bahkan di sela-sela kegiatannya, dia juga bisa memantau aktivitas bengkel mobil. Atau sambil berbincang dengan tamu sembari membaca koran.

Ditangannya, setiap pagi selama 30 tahun terakhir selalu Jawa Pos. Hadirnya Jawa Pos Radar Jombang semakin membuat Ko Sin nyaman menikmati waktu paginya melahap informasi dari Koran.

Radar Jombang menjadi halaman yang paling disukai. Melalui Radar Jombang, ia bisa mendapatkan informasi seputar Jombang, mulai dari, wisata, hiburan, olahraga, hingga berita-berita terbaru di lingkup pemerintahan.

”Saya tipe orang yang kalau baca koran tidak cari berita mana yang menarik saya baca dulu, saya urut, mulai Radar Jombang halaman pertama sampai akhir, kemudian Jawa Pos halaman pertama sampai akhir, begitu seterusnya,” tambahnya.

Di tengah kesibukan mengurus salah satu bengkel mobil terbesar di Jombang, ia selalu menyempatkan diri menggali informasi di koran. ”Saya selalu baca di waktu senggang,” tambah salah satu sahabat dekat Gus Dur ini.

Di ruang kerjanya, terdapat meja besar tertutup kaca. Di situ juga ada beberapa potongan koran yang diselipkan dalam kaca, dan bisa dibaca siapa saja. Rata-rata, koran lama.

”Yang lainnya lupa tanggal berapa. Yang saya tempel di situ adalah dokumentasi yang memberitakan tentang saya atau bengkel mobil saya. Saya bangga jika bisa terbit di Jawa Pos, karena pembacanya pasti banyak,” tambahnya.

Ko Sin mengatakan, dia mulai membuka usaha di Jombang 32 tahun lalu. Di tahun kedua, ia mulai langganan Jawa Pos. Ia bercerita, sebelumnya, dulu ia langganan beberapa koran lain. Hanya saja beberapa tahun setelahnya, langganan dihentikan dan tetap setia dengan Jawa Pos.

Menurutnya Jawa Pos beda dengan yang lain. Lebih berani, lebih akurat, bahasanya mudah dipahami, dan lebih lengkap. Ia juga menyimpan beberapa lembar kliping yang dijadikan album. Isinya tentang berita yang memiliki kesan tersendiri untuk Ko Sin.

”Saya suka berita tentang lingkungan, yang saya simpan sebagian tentang itu, tapi sebagian lagi tentang iklan, sekarang albumnya di gudang, ribet jika dicari,” tambahnya.

Saking melekatnya Jawa Pos di hati Ko Sin, ia mengaku bingung jika membaca tulisan media lain. Karena sudah terbiasa setiap hari dengan Jawa pos. ”Saya bingung kalau baca media lain, tidak hanya bingung tulisannya, sampai penataan halamannya saya bingung, karena setiap hari yang saya pegang Jawa Pos,” ungkapnya.

Radar Jombang menurut Ko Sin adalah pelengkap Jawa Pos, ia semakin gemar membaca koran karena tahu situasi terkini tentang Jombang. Diantaranya maraknya berita online, koran tetap menjadi media favorit bagi Ko Sin.

”Di online juga banyak berita, tapi saya lebih suka baca koran, apalagi di Jombang, sumber berita utama saya ya di Koran. Kalau online yang saya cari kebanyakan berita nasional atau internasional,” jelasnya.

Di ulang tahun keenam Jawa Pos Radar Jombang, ia berharap, ke depan Radar Jombang lebih berani mengkritisi kebijakan yang belum tepat. Memberikan edukasi kepada masyarakat, juga mempertahankan kualitas berita sebaik mungkin.

”Masih banyak hal yang perlu diperbaiki, koran adalah media yang tepat untuk mengubah yang kurang tepat menjadi tepat, sampaikan informasi yang akurat juga untuk masyarakat,” pungkasnya.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia