alexametrics
Kamis, 09 Jul 2020
radarjombang
Home > Events
icon featured
Events
Edisi Khusus Ulang Tahun Ke-6

Kesan Para Pembaca Setia Jawa Pos Radar Jombang (2); Tjandra Iewanto

45 Tahun Langganan, Tetap Pilih Media Cetak

29 Mei 2020, 12: 32: 59 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Tjandra Iewanto, pengusaha ternama Jombang, sudah 45 tahun langganan Jawa Pos dan mengaku akan tetap setia membaca koran.

Tjandra Iewanto, pengusaha ternama Jombang, sudah 45 tahun langganan Jawa Pos dan mengaku akan tetap setia membaca koran. (ACHMAD RW/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

Bagi Tjandra Iewanto, Jawa Pos punya makna mendalam. Pengusaha sukses ini mengaku sudah 45 tahun langganan Jawa Pos dan akan tetap setia membaca koran.

JOMBANG - Tumpukan koran nyaris selalu ada di meja kerja pengusaha asal Kelurahan Kaliwungu ini. Ya, di rumah yang juga jadi kantornya, koran Jawa Pos selalu jadi bacaan wajib. Tjandra Iewanto, adalah salah satu pembaca setia Jawa Pos sejak puluhan tahun lalu.

“Sudah 45 tahun yang saya ingat, karena kalau dihitung langganan itu sejak 1975, jadi sudah sangat lama saya membaca Jawa Pos,” ucapnya.

Semenjak Jawa Pos mengembangkan radar di masing-masing daerah, Ie Tjeng, sapaan akrabnya pun terus menjadi pembaca setia. “Jadi walaupun sudah langganan sejak tahun 1975, baru  2001 itu mulai bisa mengakses, artinya mengakses ini saya sudah sering masuk koran,” lanjutnya.

Jawa Pos, menjadi bacaan wajib karena informasinya yang lengkap. Selain menyajikan berita nasional, ekonomi dan olahraga, kehadiran koran lokal Radar Jombang jadi informasi pelengkap berita. “Kalau Jawa Pos kan tentu berita utama di Jakarta, di nasional juga saham yang jadi perhatian saya. Kalau di Radar Jombang ya halaman depan itu wajib, karena informasi lokal lengkap,” lanjut dia.

Layanan iklan kematian yang masih aktif pada Jawa Pos, juga disebutnya sebagai informasi penting baginya. Karena dia bisa mengetahui kabar wafatnya banyak kerabat, sahabat maupun kolega. “Ya pasti itu, saya seringkali menemukan sahabat saya yang wafat juga dari situ,” ucap pria keturunan Tionghoa ini.

Kendati tak lengkap, Ie Tjeng punya sejumlah klipingan koran Jawa Pos Radar Jombang. Khususnya pada rubrik olahraga Basket. Maklum, ia adalah ketua Perbasi Jombang. “Kalau untuk basket wajib dikliping, pasti disimpan. Apalagi ketika saya masuk di koran, pasti juga saya simpan sebagai kenang-kenangan,” tambahnya.

Bagi dia, keberadaan media cetak khususnya koran masih dirasakan sangat penting. Kendati informasi sudah banyak beredar di media daring maupun televisi. “Kalau di televisi itu pasti sekilas saja, sulit mencari tayangan ulangnya. Di online juga bisa dihapus, kalau di koran tetap bisa disimpan sampai kapanpun awet,” lontarnya.

Ia menyebut, koran akan tetap jadi pilihan utamanya untuk kebutuhan informasi hingga kapanpun. “Kalau ditanya sampai kapan saya akan langganan Jawa Pos, ya sampai Jawa Pos tutup mungkin,” pungkasnya diselingi tawa. (bersambung)

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia