alexametrics
Selasa, 07 Jul 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Delapan Kepala SMA dan SMK Negeri di Jombang Rotasi Jabatan

28 Mei 2020, 13: 54: 36 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Trisilo Budi Prasetyo

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Trisilo Budi Prasetyo (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melakukan mutasi sejumlah kepala SMAN dan SMKN di Jombang. Mulai kemarin (26/5), kepala sekolah yang dimutasi itu menjalankan tugas di masing-masing sekolah sesuai jabatan baru.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Trisilo Budi Prasetyo membenarkan SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang menyebut ada delapan kasek yang dimutasi. ”Pengisian itu untuk mengisi jabatan kepala yang kosong misalnya SMAN 2 Jombang yang sebelumnya dirangkap pak Singgih Susanto,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Delapan kepala SMAN dan SMKN yang dimutasi itu diantaranya Zainal Fatoni yang sebelumnya kepala SMAN Ngoro, dimutasi menjadi kepala SMAN 1 Jombang, Bachtiar Rohman (sebelumnya kepala SMAN Kabuh) dimutasi menjadi kepala SMAN Bandarkedungmulyo.

Kemudian disusul Joko Priono (sebelumnya kepala SMAN Bandarkedungmulyo) menjadi kepala SMAN Plandaan, Waras (sebelumnya kepala SMAN Plandaan) dimutasi ke SMAN Kesamben, Budiono yang sebelumnya menjabat kepala SMAN Kesamben kini dimutasi menjadi kepala SMAN 2 Jombang dan Ahmad (sebelumnya kasek SMAN Bareng) menjadi kepala SMAN Mojoagung.

Kemudian di jenjang SMK, Panca Sutrisno (sebelumnya kepala SMKN Kabuh) dimutasi menjadi kepala SMKN Mojoagung, Supriyadi (sebelumnya kepala SMKN Mojoagung) dikembalikan kepala SMKN 1 Jombang dan Mokhammad Yasin (sebelumnya kepala SMKN 1 Jombang) menjadi kepala SMKN Kabuh. ”Semua sekolah yang kepala sekolahnya kosong sudah terisi,” tambah dia.

Namun demikian, pengecualian Sholeh Kepala SMAN Ploso resmi purna per 1 Mei 2020. Untuk mengisi kekosongan jabatan itu masih dijabat seorang plt. ”Ya untuk SMAN Ploso baru purna kemarin, jadi kalau kita ajukan tentu tidak nutut waktunya sehingga sekarang dirangkap Pak Bachtiar yang sebelumnya Kepala SMAN Kabuh,” paparnya.

Trisilo menegaskan, sejak kemarin mereka resmi menunaikan tugas ke sekolah baru. Diharapkan mereka dapat segera menyesuaikan diri dan bekerja optimal meski situasi pandemi belum ada tanda-tanda berakhir. ”Sejak Senin kemarin sudah bertugas disekolah sesuai jabatan baru,” pungkas dia.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia