alexametrics
Selasa, 07 Jul 2020
radarjombang
Home > Kota Santri
icon featured
Kota Santri

Kegiatan Belajar di Rumah Siswa Jombang Berpotensi Diperpanjang

26 Mei 2020, 19: 48: 08 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Kepala Dinas P dan K Jombang Agus Purnomo

Kepala Dinas P dan K Jombang Agus Purnomo (Achmad RW/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Seluruh siswa jenjang TK hingga SMP di  Jombang harus lebih lama belajar di rumah. Hingga kemarin (25/5), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang belum memutuskan akhir masa belajar dirumah selama masa pandemi Covid-19. 

”Soal itu (belajar di rumah), kami masih menunggu kebijakan pemerintah pusat,” ujar Kepala Dinas P dan K Jombang Agus Purnomo. Ia menyampaikan, sesuai surat edaran tentang belajar di rumah yang sedianya akan berakhir 30 Mei.

Sehingga Senin (1/6) mendatang, siswa kembali belajar di sekolah masing-masing. Namun, karena sampai saat ini belum ada tanda-tanda Covid-19 mereda, maka akhir masa belajar di rumah berpotensi diperpanjang.  

Soal diperpanjang atau tidak, pihaknya belum bisa memutuskan. Sebab, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jombang terus ada penambahan baru. ”Selain itu, kami juga mempertimbangkan perkembangan serta situasi kondisi Covid-19 di Jombang,” tambah pria asli Lamongan ini.

Menurut dia, pemerintah akan mengeluarkan kebijakan khusus terkait penerapan pendidikan di Indonesia. Misalnya, menerapkan physical distancing dengan mengurangi jumlah siswa, yang biasanya satu kelas berisi 30 siswa, menjadi kurang dari 20 siswa.

”Atau mungkin nanti ada kebijakan lain misalnya duduk berjarak dengan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya. Selain itu, butuh persiapan matang jika memutuskan siswa kembali belajar di sekolah. Misalnya terkait kesiapan ruang sekolah yang sebelumnya ditempati posko terpadu karantina pendatang dari luar kota.

”Sekolah-sekolah yang dipakai karantina nanti kita bersihkan dulu, tentunya kita musyawarahkan dengan desa dan dinkes terkait pembersihan tempat yang pernah dipakai warga karantina,” pungkas dia.

Untuk diketahui, Dinas P dan K Jombang sebelumnya mengeluarkan kebijakan perpanjangan masa belajar di rumah dalam SE Nomor 800/1461/415/2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan. Dalam SE tersebut masa belajar di rumah berakhir 30 Mei 2020 sesuai berakhirnya libur hari raya Idul Fitri jenjang PAUD, SD, SMP, PKBM dan LKP baik negeri maupun swasta.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia