alexametrics
Minggu, 05 Jul 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Lelang Tuntas, Pengerjaan Proyek Jembatan Baru Ploso Tetap Tak Jelas

25 Mei 2020, 06: 03: 36 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Bangunan terdampak proyek jembatan baru Ploso yang sudah dibongkar pemiliknya.

Bangunan terdampak proyek jembatan baru Ploso yang sudah dibongkar pemiliknya. (AINUL HAFIDZ/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Proses lelang proyek jembatan baru Ploso di laman Kementerian PU terpantau sudah rampung, kemarin (21/5). Meski begitu, tidak jelas pemenang tender. Di lapangan juga belum ada tanda-tanda dimulainya pekerjaan.

Pantauan petang kemarin, lelang proyek dengan nama kegiatan pembangunan jembatan Ploso (MYC) menunjukkan selesai. Dalam tahapan itu dijadwal penandatanganan kontrak dilaksanakan 13-19 Mei dan terdapat satu kali perubahan.

Hanya saja, belum muncul nama pemenang atau pun pemenang berkontrak dalam lelang itu. Dikonfirmasi terkai itu M Rakhmat Sunendar Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang belum mengetahui persis terkait pelaksanaan proyek.

“Soalnya ini belum ada kabar lagi, kelihatannya biar pun sudah selesai (tender, Red) nunggu perkembangan Covid-19,” katanya dikonfirmasi.

Menurut dia, Kementerian PU sendiri di tengah pandemi Covid-19 menerapkan protokol kesehatan. Termasuk dalam setiap pelaksanaan pembangunan. “Jadi bisa jadi pelaksanaannya nanti nunggu sampai pandemi ini, karena di dalamnya ada aturan pekerjaan di masa pandemi ini,” imbuh dia.

Diantaranya terkait zona merah hingga para pekerja. “Jombang sendiri ini kan sudah zona merah atau pusat sebaran, salah satu protokolnya itu. Yang kedua, ada pekerja, misal satu saja kemudian statusnya PDP (pasien dalam pengawasan) maka paketnya langsung dihentikan,” ungkap dia.

Karena berbagai pertimbangan itu menurut Nendar, diprediksi pekerjaan proyek bakal berdampak. Termasuk tak ada nama pemenang berkontrak. “Di sana mungkin ada klausul untuk mulai kerja tergantung keputusan pusat terkait pandemi ini. Karena teman-teman di pusat sendiri punya mekanisme,” papar dia.

Tidak hanya itu, karena pekerjaan itu multiyears, sangat dimungkinkan pekerjaan awal menunggu perkembangan kembali normal. “Intinya masih ada harapan, karena multiyears, artinya bisa melampaui tahun anggaran,” pungkas Nendar.

Sebelumnya, Meski proses tersendat, proyek pembangunan jembatan baru Ploso senilai Rp 147 miliar jalan terus. Setidaknya dari hasil koordinasi yang dilakukan pemkab Jombang ke pusat.

“Jadi saya kemarin sudah tanya ke BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional, Red) proses lelang belum selesai,” terang Miftahul Ulum Kepala Dinas PUPR Jombang kepada Jawa Pos Radar Jombang (19/5) kemarin.

Disinggung wabah korona sehingga anggaran pembangunan infrastruktur banyak dipangkas, dia pun membenarkan adanya kebijakan refocussing anggaran. ”Dari penyampaian yang saya terima, pembangunan jembatan Ploso ini, bagian dari proyek strategis nasional, mungkin karena itu sehingga prosesnya tetap berjalan,” tandasnya.

(jo/fid/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia