alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Covid-19 di Jombang Tembus 35 Kasus, Ini Peta Sebaran Kasus Terbarunya

23 Mei 2020, 22: 28: 29 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran.

Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Jumlah pasien positif Covid-19 secara kumulatif di Kabupaten Jombang kembali bertambah. Dalam dua hari terhitung mulai Jumat (22/5) hingga malam hari ini (23/5), jumlah terkonfirmasi positif sudah menembus angka 35 kasus.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang dari laman infocovid19.jatimprov.go.id, Jumat malam kemarin ada tambahan satu kasus baru. Sehingga jumlah kumulatif yang semula 27 kasus, naik menjadi menjadi 28 kasus.

Namun update data di laman Pemprov Jatim ini berbeda dengan keterangan yang disampaikan Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gugas PP) Covid-19 Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran.

“Kabar yang kami terima, tambahan positif dua kasus,” terang Pudji, Jumat kemarin. Tambahan dua positif ini menurutnya bukan dari pasien baru. Keduanya sudah dirawat di RSUD Jombang sejak beberapa hari lalu. “Tambahan positif ini dari PDP, dia memang pasien yang sudah kami perkirakan positif,” lanjutnya.

Meski tak menyebut inisial dan usia pasien dua tambahan itu, namun Pudji mengatakan dua pasien ini berjenis kelamin laki-laki dan merupakan hasil dari transmisi lokal. “Satu dari Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang dan satu lagi dari Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito,” tambahnya.

Dua Pasien Dinyatakan Sembuh

KABAR baik datang dari pasien yang terkonfirmasi positif sejak bulan lalu. Per Jumat (22/5) kemarin, dua pasien positif telah dinyatakan sembuh. Ini diketahui setelah uji swab dengan hasil negatif kedua sudah keluar.

Pasien sembuh pertama adalah N, 55, yang juga pasien terkonfirmasi positif pertama Kabupaten Jombang asal Kelurahan Kepanjen. “Yang pertama sembuh dari klaster umrah, seorang pengusaha asal Kecamatan Jombang,” terang Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran, Jum’at kemarin.

Sedangkan pasien sembuh kedua adalah Sy, 45, pasien positif ke-5 dari Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo. “Yang kedua ini satpam di salah satu Mall Surabaya,” tambahnya.

Setelah dinyatakan sembuh, keduanya telah dipisah dari pasien lain di RSUD Jombang. Keduanya juga segera dilepas dari karantina. “Sudah proses packing dan segera mendapatkan haknya untuk hidup normal lagi, karena sudah dinyatakan sembuh,” pungkas Pudji.

Malam Ini Tambah 7 Kasus Baru

UPDATE data kasus Covid-19 yang dilakukan Pemprov Jatim melalui laman infocovid19.jatimprov.go.id Sabtu (23/5) malam ini, kembali merilis tambahan kasus terkonfirmasi baru untuk Kabupaten Jombang.

Diketahui ada tambahan tujuh kasus baru, sehingga membuat jumlah kumulatif yang semula 28 kasus naik menjadi 35 kasus. Ini juga membuat Jombang kembali menduduki peringkat 14 dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, tujuh kasus baru ini berkategori orang tanpa gejala (OTG).

Kasus pertama adalah pasien berinisial RA, usia 18 tahun, berjenis kelamin perempuan asal Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Kasus kedua adalah Hy, usia 52 tahun, asal Desa Sengon Kecamatan/Kabupaten Jombang. Perempuan ini diduga terpapar dari sang suami yaitu S, pasien positif ke 18 yang kini masih menjalani perawatan di RSUD Ploso.

Kasus ketiga adalah S, usia 60 tahun, berjenis kelamin laki-laki, asal Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Laki-laki ini diketahui pedagang di Pasar Peterongan.

Kasus keempat adalah AS, usia 42 tahun, asal Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang. Diduga pasien berjenis kelamin perempuan ini terpapar dari klaster pabrik rokok Sampoerna di Surabaya.

Kasus kelima adalah M, usia 56 tahun, jenis kelamin perempuan, asal Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto. Ia diduga terpapar setelah kontak dengan pasien ke 22 yakni NA, 44 asal Kecamatan Jogoroto.

Sedangkan dua kasus lainnya masing-masing dari Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Gudo, namun hingga kini belum ada keterangan detail.

Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran membenarkan ada tujuh tambahan kasus baru malam ini. Namun pihaknya hanya menerima laporan sebanyak lima kasus saja.

”Karena kelima pasien itu yang sudah kami swab. Sedangkan yang dua bukan kami yang melakukan swab. Jadi kemungkinan di swab di luar Jombang,” ujar Pudji.

Saat ini ada dua pasien yang masih berada di rumah masing-masing. Karena kabar baru diterima Sabtu (23/5) petang, kata Pudji kemungkinan akan dilakukan penjemputan besok (24/5) pagi. ”Masih kami koordinasikan untuk proses penjemputan, misalnya asal Kecamatan Jombang,” papar dia.

Dia menambahkan dari kelima pasien tersebut yang sudah menjalani perawatan di RSUD Jombang ada tiga pasien. Diantaranya Hy, 52, asal Desa Sengon, kemudian S, 60, asal Desa Plosokerep, dan M, 56 tahun asal Desa Ngumpul. ”Sedangkan dua lainnya masih dalam proses koordinasi untuk perawatan,” paparnya.

Terpisah, Humas Gugas PP Covid-19 Jombang Budi Winarno juga ikut membenarkan ada tujuh tambahan kasus baru malam ini. Diantaranya dua dari Kecamatan Jombang, satu dari Kecamatan Sumobito, satu dari Kecamatan Tembelang, satu dari Kecamatan Gudo, satu dari Kecamatan Ngoro, dan satu dari Kecamatan Jogoroto. “Secara kumulatif ada 35 pasien,” katanya.


(Catatan: terdapat ralat pada kasus positif Hy, 52, asal Desa Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dari sebelumnya tertulis istri pasien positif ke 13, diubah menjadi istri pasien positif ke 18)  

(jo/ang/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia