alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Hukum
icon featured
Hukum

Terlibat Jaringan Sabu, Penjual Sayur dan Es Keliling Diciduk Polisi

22 Mei 2020, 17: 15: 33 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

ILUSTRASI: Narkoba

ILUSTRASI: Narkoba (Dok Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Muhammad Andri alias Cak Mat, 30, warga Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh harus berurusan dengan polisi. Aksinya terlibat jaringan peredaran sabu-sabu terendus petugas. Dia pun terancam berlebaran di sel tahanan.

”Pelaku sudah kita amankan, masih kita dalami pemeriksaan,” terang Kasatresnarkoba Polres Jombang AKP Mukid.

Penangkapan pelaku merupakan hasil pengembangan pengungkapan jaringan lain. Usai mendapat identitas pelaku, polisi melakukan pengintaian gerak-gerik pria yang setiap hari berjualan sayur.

Usaha petugas membuahkan hasil. Tepatnya Kamis (14/5) polisi mendapat informasi aktivitas mencurigakan di rumah pelaku. Petugas pun bergerak masuk melakukan penyergapan. ”kita tangkap di rumahnya,” bebernya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti lain, diantaranya satu pipet kaca diduga masih ada sisa sabu-sabu habis pakai dengan berat kotor 5,78 gram, uang tunai Rp 300 ribu, satu unit HP merek Oppo.

Polisi terus melakukan pengembangan dan berhasil mengendus identitas Maekel Amin Farid, 29, warga asal Desa sumberagung, Kecamatan Peterongan.

Petugas bergerak ke rumah pria penjual es ini dan berhasil menangkap. Dari tangannya, polisi menyita sejumlah barang bukti diantaranya, satu buah botol plastik di dalamnya terdapat pipet kaca diduga ada sisa sabu habis pakai dengan berat kotor mencapai 1,40 gram, tiga buah potongan sedotan plastik, satu buah HP merek Samsung.

Atas perbuatannya, keduanya terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI nomor 35 Tahun  2009 tentang narkotika. ”Kasusnya masih kita kembangkan,” singkat Mukid.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia