alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Ruang Isolasi untuk Pasien Covid-19 di Jombang Diklaim Masih Cukup

22 Mei 2020, 16: 59: 41 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

dr Pudji Umbaran, Direktur RSUD Jombang

dr Pudji Umbaran, Direktur RSUD Jombang (Wenny Rosalina/Jawa Pos Radar Jombang)

Share this      

JOMBANG – Ruang isolasi yang disiapkan di RSUD Jombang, diklaim masih cukup untuk menampung pasien positif. Meski jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah. Kesiapan ruang ini termasuk dua rumah sakit penyangga.

“Masih cukup Insya Allah, kita juga menyiapkan ruang operasi khusus untuk pasien Covid-19 jika diperlukan,” ungkap dr Pudji Umbaran, Direktur RSUD Jombang kemarin (20/5). Di RSUD Jombang sendiri, pihaknya menyiapkan empat lokal kamar isolasi khusus pasien terkonfirmasi.

Masing-masing berkapasitas lima pasien. Total 20 pasien positif bisa ditampung di ruang isolasi. Ada satu ruang abu-abu yang berkapasitas tujuh orang. “Abu-abu ini tidak kita campur dengan pasien lain, khawatirnya kalau dia negatif bisa ketularan yang lain. Keamanan ruang abu-abu terjamin, lingkungan juga aman,” jelasnya.

Selain itu, disiapkan juga ruang operasi khusus pasien Covid-19 jika sewaktu-waktu diperlukan tindakan operasi. “Ruang operasi tidak hanya satu kamar, tapi ada ruang persiapan sebelum operasi, kira-kira tiga sampai lima ruang,” jelasnya lagi.

Sampai saat ini, jumlah ruang yang berada di RSUD Jombang masih cukup untuk menampung semua pasien. Baik PDP maupun positif Covid-19. Begitu juga kapasitas ruang di RSUD Ploso sebagai rumah sakit penyangga juga cukup banyak. Karena memakai ruang inap yang belum terpakai.

“Sampai sekarang enam positif dan satu PDP dirawat di sana (RSUD Ploso, Red) juga masih tertampung,” jelasnya. Sayang, Pudji tak bisa menjelaskan secara detail kesiapan ruang isolasi di RSK Mojowarno sebagai rumah sakit penyangga.

“Di RSK Mojowarno sampai saat ini hanya merawat satu PDP dan satu positif. Berbeda dengan di RSUD Jombang tujuh PDP dan 10 positif. Sementara di RSUD Ploso merawat satu PDP dan enam positif,” pungkasnya.

(jo/wen/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia