alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

Jelang Lebaran, Pemudik ke Wilayah Jombang Terus Berdatangan

22 Mei 2020, 13: 13: 39 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

MASIH BERJUBEL: Pendatang dari luar kota yang tiba di Stasiun Jombang menjeleng lebaran semakin banyak.

MASIH BERJUBEL: Pendatang dari luar kota yang tiba di Stasiun Jombang menjeleng lebaran semakin banyak. (ANGGI FRIDIANTO/JAWA POS RADAR JOMBANG)

Share this      

JOMBANG – Sepekan jelang lebaran jumlah pemudik dari luar kota khususnya dari Surabaya, terus berdatangan di Jombang. Beberapa penumpang yang akan pulang, harus siap diantar petugas ke posko desa untuk menjalani isolasi selama 14 hari. 

“Kebanyakan dari arah Surabaya,” ujar Verianto, salah satu petugas yang berjaga di posko kemarin (20/5). Sejak beberapa hari lalu, katanya, jumlah pemudik yang turun di Stasiun Jombang masih banyak. Setiap pagi ada 50 orang lebih. Mereka rata-rata datang dari arah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo.  

Dia menambahkan, setiap pendatang yang turun di Stasiun Jombang akan diperiksa. Mulai barang bawaan, hingga suhu tubuh penumpang tersebut. Jika suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius, maka langsung dilakukan rapid test di tempat. ”Selain itu kita tanya pulangnya bagaimana, kalau tidak bawa kendaraan otomatis diantar langsung ke posko terpadu sesuai daerah asal,” papar dia.

Dari hasil pemeriksaan sehari kemarin, ada dua penumpang yang diantarkan ke posko desa. Diantaranya Zuliana warga Peterongan yang datang dari Surabaya dan Risa dari Plandaan yang datang dari Jambi. Keduanya diantar ke desa lantaran tidak ada moda transportasi yang beroperasi. ”Kedua pemudik itu kita serahkan ke posko,” terangnya. 

Terpisah, Koordinator Bidang Pencegahan Gugas PP Covid-19 Jombang Agus Purnomo menjelaskan, langkah Pemkab Jombang mengantar pemudik ke posko terpadu tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 di tingkat desa. ”Langkah ini sudah kita siapkan sejak beberapa minggu dan berjalan setiap hari,” tegas dia.

Setiap hari, lanjutnya, ada petugas yang standby di lokasi untuk mengantar penumpang yang turun di Stasiun Jombang. ”Setiap hari ada, setiap SKPD sudah kita jadwalkan,” pungkasnya.

(jo/ang/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia