alexametrics
Minggu, 07 Jun 2020
radarjombang
Home > Peristiwa
icon featured
Peristiwa

Satu RT di Plosokerep Sumobito; Sembilan Reaktif, Tiga Sudah Positif

21 Mei 2020, 15: 38: 07 WIB | editor : Mardiansyah Triraharjo

Ilustrasi, Covid-19.

Ilustrasi, Covid-19. (Istimewa)

Share this      

JOMBANG – Penyebaran Covid-19 di Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, ternyata cukup masif. Selain tiga orang yang kini jadi pasien terkonfirmasi, diketahui ada sembilan orang lain yang dinyatakan reaktif dalam rapid test.

Camat Sumobito Mustaghfirin menjelaskan, pasien positif ke-26 berasal dari desa yang sama dengan pasien positif ke 14 dan 15. Ketiganya juga tinggal berdekatan. “Jadi antara pak MIA (pasien ke-14) sama yang hari ini (kemarin), kalau salat memang satu musala. Tempat tinggalnya juga satu RT,” lanjutnya.

Setelah MIA dan istrinya KP (pasien ke-15) dinyatakan positif Covid-19, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang melakukan rapid test ke orang-orang terdekat. Pelaksanaannya dilakukan dua kali. “Yang pertama tujuh orang beberapa hari lalu, yang kedua hari ini (kemarin) ada 17 orang,” tambahnya.

Dari rapid test pertama pada tujuh warga itu, tiga diantaranya dinyatakan reaktif hingga dilakukan uji swab. Ketiganya merupakan anak dan tetangga pasien positif. “Salah satunya yang hari ini dinyatakan positif, jadi tinggal dua yang dari rapid test tahap pertama,” lanjutnya.

Sedangkan untuk rapid test tahap dua yang digelar Rabu (20/5) kemarin. Dari 17 orang,, enam diantaranya menunjukkan reaktif. Satu orang hasilnya samar, dan empat orang memilih tidak hadir. Sehingga sisa sebanyak 7 orang dinyatakan nonreaktif.

“Yang dianggap reaktif hari ini ada 7. Karena 6 tambah 1 yang hasilnya samar. Untuk tes swab mungkin akan segera dilakukan sama puskesmas,” imbuh Mustaghfirin. Lantaran penularan cukup masif di Desa Plosokerep itulah pihak pemdes setempat  memberlakukan pengetatan jalur keluar masuk desa.

“Khususnya untuk satu RT tempat tinggal pasien positif itu, aktivitas masuk keluar sudah dibatasi,” ungkapnya. Sebagai upaya lanjutan, pihaknya hingga kini masih menunggu petunjuk dari Gugas PP Covid-19 Jombang.

“Kemarin pak wabup sudah ke sini (Plosokerep), sudah tahu juga kondisinya. Tindak lanjut seperti apa, apakah ada karantina wilayah atau apa, kami masih menunggu petunjuk,” pungkas dia.

(jo/riz/mar/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia